tvOnenews.com - Perseteruan Denada dan Ressa Rizky mulai menemukan titik terang. Akhirnya Denada mengakui Ressa Rizky sebagai anak kandungnya.
Dalam video yang diunggah di media sosialnya, Denada mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano merupakan darah dagingnya sendiri.
Kini ia meminta maaf kepada Ressa karena tidak hidup dan dibesarkan olehnya.
Sebelumnya, beberapa nama artis ikut terseret dalam kasus dugaan penelantaran anak ini, salah satunya Iis Dahlia.
Nama penyanyi dangdut ini diduga membuat Ressa merasa terintimidasi hingga tak bisa menjawab kata-katanya lantaran dituding sebagai penyebab Denada diboikot oleh stasiun televisi.
Hal ini juga membuat kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada merasa geram.
Mendengar tudingan tersebut, Iis Dahlia memberikan klarifikasi tentang kronologi saat bertemu dengan Ressa Rizky di belakang panggung.
Melalui video yang diunggah di media sosialnya, Iis Dahlia menjelaskan bahwa kehadirannya di acara tersebut sebagai tamu undangan fashion show dari Shella Saukia, dimana Ressa menjadi modelnya.
Ia mengatakan bahwa kata-kata yang dinilai mengintimidasi seperti yang dijelaskan oleh Ressa Rizky dan kuasa hukumnya tidak pernah terucap olehnya.
Terdapat sejumlah saksi dalam momen tersebut yang bisa memastikan perkataannya, seperti Caren Delano dan Suami dari Shella Saukia, Achmad Fitra.
“Jadi mas pengacara, saya mau menjelaskan bahwa hal yang mas bilang itu sama sekali tidak terjadi. Tidak terjadi dan tidak pernah terucap dari mulut saya bahwa katanya Denada diboikot itu karena Ressa,” ungkap Iis Dahlia pada unggahan video di media sosial Instagram @isdahlia.
“Ada buktinya, ada Caren Delano, ada si Abang (suaminya Shella Saukia) yang mengundang Ressa di acara itu. Silahkan boleh ditanyakan ke dia,” sambungnya.
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @isdahlia @carendelano
Bukan maksudnya untuk mengintimidasi maupun meneror, sebagai seorang ibu ia justru sangat berempati pada Ressa Rizky, mengingat ibu dari Ressa merupakan sahabatnya sendiri.
“Saya datang ke acara itu bukan untuk menggeruduk, bukan untuk mengerubungi, bukan untuk mengintimidasi apalagi meneror Ressa,” ujarnya.


