Pengemudi Mabuk Tabrak Penjual Soto hingga Meninggal

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Samad (75 tahun) seorang penjual soto, meninggal dunia ditabrak pengemudi mobil Evalia dengan nomor polisi L-1969-XM di kawasan Jalan HR Muhammad Surabaya pada Minggu (1/2/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Iptu Suryadi Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Surabaya menjelaskan, kecelakaan itu bermula saat KK (30 tahun) warga Praban Tengah, Surabaya, melaju di Jalan HR Muhammad dalam kondisi pengaruh alkohol.

Mobil tersebut melaju dari arah barat menuju timur namun kehilangan kendali dan oleng saat melintas di Jalan HR Muhammad hingga menabrak gerobak soto milik Samad dan gerobak tahu tek milik Pi’in (55 tahun).

“Saat di TKP karena kurang hati-hati dan tidak konsentrasi atau pengaruh alkohol sehingga terjadi laka lantas dengan rombong (gerobak) soto dan rombong tahu tek yang berada di pinggir jalan,” ujar Suryadi ketika dikonfirmasi pada Senin (2/2/2026).

Pihak kepolisian pun telah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti serta identitas pengemudi untuk proses hukum selanjutnya. Suryadi menegaskan faktor kecelakaan ini disebabkan oleh manusia.

“Penyebab kecelakaan faktor manusia dalam pengaruh alkohol,” jelasnya.

Suryadi juga membenarkan bahwa salah satu korban yakni Samad pedagang soto meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSUD Dr Soetomo, Surabaya. Korban disebut mengalami luka robek kepala belakang hingga paha kaki kanan.

“Saudara Abd Samad meninggal dunia, luka kepala belakang robek, paha kaki kanan robek, siku tangan kanan robek, usai dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya,” katanya.

Polisi masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi berkas penyidikan. Termasuk mengamankan surat kendaraan serta unit mobil sebagai barang bukti.

Sementara itu Evi Andrian cucu Samad mengaku, kakeknya meninggal dunia di RSUD dr Soetomo pada Minggu pagi akibat luka parah di area kepala.

“(Meninggal) di (RSUD) Dr Soetomo. Beliau sudah dimakamkan di Madura,” ujar Evi.

Evi berharap supaya pihak kepolisian mengusut tuntas kasus yang menghilangkan nyawa kakeknya ini dan pelaku dihukum sesuai aturan.

“Ya usut sampai tuntas. Karena menghilangkan nyawa orang lain,” tandasnya. (wld/saf/ipg)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Proyek Mangkrak BDNI Center 1 Jadi Ujian Kepercayaan Investor di Jantung Sudirman
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Bukan Usulan Internal, Friderica Widyasari Ungkap Mekanisme Seleksi Pimpinan Baru OJK
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Juara Thailand Masters, Kado Spesial Ubed untuk Orang Tua hingga PB Djarum
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
CIO Danantara Tegaskan Demutualisasi BEI Tak Ganggu Independensi Regulator
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
DLH Bantah Pemantau Kualitas Udara Sekitar RDH Rorotan Dimatikan
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.