Gelaran Mangrove Impact Fellowship 2026 Bidik Partisipasi Global

mediaindonesia.com
22 jam lalu
Cover Berita

YAYASAN Mangrove Indonesia Lestari mengumumkan peluncuran Mangrove Impact Fellowship 2026, sebuah program relawan internasional berdurasi satu bulan yang dirancang untuk mengumpulkan peserta dari seluruh dunia guna terlibat dalam konservasi mangrove, kegiatan berbasis lapangan, dan kolaborasi lintas budaya di Indonesia.

Fellowship ini akan dilaksanakan pada 7-8 Februari 2026 (secara daring) dan 10-12 Februari 2026 (secara langsung) di Jakarta, Indonesia. Program ini memungkinkan peserta berusia 18-35 tahun dari Bangladesh, Jerman, Ghana, India, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Filipina, Inggris, dan Vietnam untuk merasakan langsung ekosistem mangrove, mempelajari ketahanan pesisir, serta mengalami pentingnya kolaborasi global.

Sebagai Pendiri dan Ketua Acara fellowship, Paundra Hanutama, yang juga dikenal sebagai Bapak Mangrove Indonesia, seorang pemimpin lingkungan terkemuka, menekankan pentingnya inisiatif ini. "Ekosistem mangrove sangat penting bagi lingkungan dan masyarakat yang bergantung padanya. Melalui Mangrove Impact Fellowship 2026, kami bertujuan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan dengan menyatukan individu-individu bersemangat dari seluruh dunia untuk berkolaborasi dalam merestorasi dan melestarikan ekosistem ini," paparnya. 

Baca juga : Ekosistem Pesisir dan Bisnis: Perlindungan Mangrove Sebagai Investasi Berkelanjutan

"Kami percaya pada kekuatan pemuda, berbagi pengetahuan, dan tindakan untuk mewujudkan masa depan yang berkelanjutan bagi mangrove dan komunitas pesisir," tegas Paundra.

Program ini juga menawarkan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan sertifikat dan membangun portofolio yang siap dipresentasikan, sambil memberikan kontribusi nyata pada keberlanjutan lingkungan. Inisiatif ini juga bertujuan untuk meningkatkan jaringan global dengan menghubungkan peserta dengan para pemimpin dan ahli di bidang konservasi lingkungan.

Mangrove Impact Fellowship 2026 didukung oleh Kementerian Kehutanan Indonesia dan bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk Schiller International University Paris dan The Acacia Jakarta. Fellowship ini terbuka bagi individu yang memiliki minat kuat terhadap isu-isu lingkungan, kolaborasi global, dan keinginan untuk membuat perubahan dalam konservasi mangrove. (E-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Profil Arief Hidayat, Hakim Konstitusi yang Pamit dari MK Hari Ini Setelah 13 Tahun Mengabdi
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Perpustakaan Sekolah Rakyat: Dari Layar TVRI ke Ruang Literasi
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pengelola GBK Buka Posko Layanan Jelang Eksekusi Perkara Hotel Sultan
• 6 menit lalukumparan.com
thumb
Perempat Final Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Unggul 2-0 atas Vietnam di Babak Pertama
• 4 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.