BPW tekankan kehadiran orang tua guna cetak generasi emas 2045

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Federasi Bisnis Profesional Wanita (BPW) Indonesia menekankan pentingnya kehadiran orang tua dalam rangka mencetak generasi emas di tahun 2045 sebagaimana ditargetkan oleh pemerintah.

“Lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang sangat menentukan proses penyempurnaan tumbuh kembang anak," kata Presiden Federasi BPW Indonesia, Dr. Ir. Giwo Rubianto, M.Pd., dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (2/2).

Dalam pembukaan Starchild Daycare & Preschool di Jakarta pada Senin (2/2), wanita yang pernah menjabat sebagai Ketua Kowani Periode 2014-2019 itu menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan.

Menurutnya, dalam memberikan pendidikan pada anak, peran orang tua tidak dapat tergantikan. Lingkungan belajar yang memberi rasa aman dan nilai-nilai positif bagi anak-anak akan membantu proses tumbuh kembang menjadi lebih maksimal.

Salah satu peran yang dicontohkannya yakni menyempurnakan pendidikan dan pendampingan yang diperkuat melalui pendidikan anak usia dini, yang mendukung dan menyempurnakan proses tumbuh kembang anak.

"Saya mengharapkan adanya peranan pendidikan anak usia dini dapat membentuk anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berakhlak mulia, dan berkarakter baik, sebagai fondasi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Starchild Daycare & Preschool Yuriko Delvita menambahkan pihak sekolah menghadirkan pengasuhan dan pendidikan anak usia dini berpendekatan Jepang di Indonesia, yang berfokus pada penciptaan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh perhatian.

Yuriko menekankan pendekatan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyalin sistem secara utuh, melainkan mengadaptasinya dengan tetap menghormati budaya serta nilai setiap keluarga.

Di sisi lain, orang tua diharapkan dapat menjadi mitra terpercaya bagi orang tua, baik keluarga ekspatriat maupun lokal dalam mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh, menumbuhkan kemandirian, kemampuan sosial, serta karakter positif sejak usia dini.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi gunting pita sebagai simbol peresmian. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan tamu undangan, di antaranya Hj. Dwi Ria Latifa, S.H., M.Sc. dan Dra. Halida Nuriah Hatta, M.A., yang memberikan dukungan atas hadirnya pendidikan anak usia dini ini.



Baca juga: Asupan gizi seimbang sebaiknya diberikan pada anak sedini mungkin

Baca juga: Dampak bahaya child grooming terhadap tumbuh kembang anak

Baca juga: Ide kegiatan untuk optimalkan perkembangan balita di masa "golden age"


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wall Street Perkasa kala Harga Kripto, Emas, dan Perak Runtuh
• 3 menit lalukatadata.co.id
thumb
Perampingan BUMN Tanpa PHK, Efisiensi Diperkirakan Mencapai Rp 50 Triliun
• 22 jam lalugenpi.co
thumb
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
• 12 jam lalusuara.com
thumb
Polairud Sergap Kapal Bermuatan Beras Ilegal di Pantai Timur Jambi
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Guru Besar UIN Palopo Diduga Cabuli Mahasiswi Saat Pingsan, Ortu Lapor Polisi
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.