Iran Pertimbangkan Lanjutkan Perundingan Nuklir Dengan AS

wartaekonomi.co.id
15 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Iran tengah mempertimbangkan syarat untuk melanjutkan kembali perundingan terkait sengketa nuklir dengan Amerika Serikat (AS). Hal ini menjadi lanjutan sinyal kesiapan kedua negara untuk menghidupkan kembali jalur diplomasi dan meredakan kekhawatiran konflik di Timur Tengah.

Dikutip dari Reuters, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei mengatakan pihaknya sedang menelaah berbagai dimensi dan aspek pembicaraan tersebut. Ia menegaskan waktu menjadi faktor penting karena pihaknya ingin pencabutan sanksi internasional dilakukan secepatnya.

Baca Juga: Iran Tantang Pengerahan Armada Kapal Perang AS: Kami Tidak Takut

“Diplomasi terus berjalan,” ujar Baghaei.

Ia menyatakan pihaknya tidak menginginkan prasyarat apa pun untuk memulai kembali perundingan dan siap menunjukkan fleksibilitas dalam isu pengayaan uranium.

Menurutnya, Iran bersedia menerima skema nol pengayaan uranium melalui pengaturan konsorsium sebagai salah satu solusi yang memungkinkan. Namun, Teheran meminta adanya penarikan aset militernya yang berada dalam area sekitar wilayahnya oleh AS.

“Sekarang bola ada di Trump,” kata Baghaei.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terus menekan Iran. Ia menuntut negara itu memberikan konsesi nuklir sebagai prasyarat dimulainya kembali perundingan.

Trump dilaporkan mengajukan tiga tuntutan utama terhadap Iran. Tiga tuntutan itu yakni penghentian total pengayaan uranium, pembatasan program rudal balistik serta penghentian dukungan terhadap kelompok proksi di Timur Tengah.

Baca Juga: Iran Balik Ancam AS: 'Jari Kami Sudah Ada di Pelatuk Tinggal Tarik Aja'

Iran selama ini menolak ketiga tuntutan tersebut dan menilainya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan nasionalnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Eddy Soeparno Dukung Arahan Prabowo ke Jajaran soal Penanganan Sampah
• 22 jam laludetik.com
thumb
Seskab Ungkap Hal Akan Dibahas Prabowo-Ormas Islam, Termasuk Board of Peace
• 7 jam laludetik.com
thumb
Aturan Free Float 15 Persen, OJK Tinjau Ulang Pipeline IPO 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
BGN Ganjar Kartu Kuning SPPG Penyebab Keracunan MBG
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Layvin Kurzawa Mengaku Pilih Persib karena Terpikat Atmosfer Bandung dan Kehangatan Bobotoh
• 15 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.