Penulis Skenario Film Nominasi Oscar Ditangkap di Iran, Jafar Panahi Ungkap Kekhawatiran

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Mehdi Mahmoudian, penulis skenario film It Was Just an Accident yang meraih dua nominasi Oscar 2026, ditangkap oleh aparat keamanan di Teheran, Iran, bersama dua aktivis lainnya.

Penangkapan Tanpa Penjelasan Resmi

Penangkapan terjadi beberapa hari setelah Mahmoudian dilaporkan hilang kontak oleh rekan sesama penulis dan sutradara film, Jafar Panahi.

Hingga kini, otoritas Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi atau tuduhan terhadap Mahmoudian maupun dua aktivis lain yang ditangkap, yakni Abdollah Momeni dan Vida Rabbani.

Distributor film It Was Just an Accident di Amerika Serikat, Neon, mengonfirmasi bahwa kabar penangkapan Mahmoudian benar adanya.

Mahmoudian diketahui menulis skenario film tersebut bersama Jafar Panahi, Nader Saeiver, dan Shadhmer Rastin.

Film tersebut sebelumnya memenangkan penghargaan Palme d'Or di Festival Film Cannes 2025 dan kini bersaing dalam dua kategori Oscar: naskah asli terbaik dan fitur internasional terbaik.

Mahmoudian juga termasuk dalam 17 tokoh publik Iran yang menandatangani surat terbuka berisi kritik terhadap penanganan pemerintah atas demonstrasi sipil.

Tokoh-tokoh lain yang menandatangani surat itu antara lain Jafar Panahi, Mohammad Rasoulof (sutradara The Seed of the Sacred Fig yang kini hidup di pengasingan di Jerman), Narges Mohammadi (penerima Hadiah Nobel Perdamaian), dan Nasrin Sotoudeh (pemenang Hadiah Sakharov).

Kolaborasi Panahi dan Mahmoudian Berawal dari Penjara

Jafar Panahi mengungkap bahwa kerja sama antara dirinya dan Mahmoudian dimulai saat mereka sama-sama dipenjara atas tuduhan menyebarkan “propaganda” anti-pemerintah.

"Kami menghabiskan tujuh bulan di balik jeruji besi bersama. Beberapa bulan setelah pembebasannya, ketika saya sedang mengerjakan skenario untuk 'It Was Just an Accident' saya memintanya untuk membantu memperbaiki dialog," ungkap Panahi.

Menurut Panahi, kontribusi Mahmoudian membuat dialog dalam film terasa lebih otentik karena pengalaman pribadinya dengan sistem hukum dan penjara Iran.

"Saya ingat saat syuting 'It Was Just an Accident', kami memfilmkan adegan sepanjang 13 menit mengikat interogator ke pohon suatu malam, dari senja hingga fajar, tetapi ternyata hasilnya tidak oke," tuturnya.

"Malam berikutnya, saya membawa Mehdi ke lokasi syuting untuk membantu. Saya mengandalkan pemahamannya tentang interogator dan detail halus yang perlu kami perbaiki."

"Malam itu, dengan bantuan Mehdi, kami akhirnya berhasil mengambil gambar tersebut," tambah Panahi.

Terputus Kontak Sebelum Penangkapan

Panahi menyampaikan bahwa dirinya kehilangan kontak dengan Mahmoudian sekitar dua hari sebelum kabar penangkapan muncul.

Ia sempat mengirim pesan terakhir pada pukul empat dini hari waktu setempat, namun tidak mendapat balasan.

Beberapa jam kemudian, laporan dari BBC di Iran mengonfirmasi penangkapan Mehdi Mahmoudian bersama dua tokoh lainnya.

Penangkapan ini menambah daftar panjang tekanan terhadap komunitas seniman dan aktivis di Iran menjelang penganugerahan Oscar 2026.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Antam dan Inalum Ambil Alih 17,5% Saham PLN di Indonesia Battery Corporation
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
PPATK Terima 43 Juta Laporan di 2025, 21 Ribu Lebih Masuk Tiap Jam Kerja
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
IHSG Dibuka Melemah 42 Poin, Pasar Saham Bergerak Hati-hati
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Pemerintah Bahas Studi Kelayakan Layanan Panggilan Darurat 112
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Insiden Kapal Miring di Tanjung Perak, 1 Pekerja Tidak Bernyawa di Dekat Lokasi
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.