President Director PT Jetour Sales Indonesia, Peter Zhang, mengakui sudah mendengar kasus tersebut dan sedang melakukan proses investigasi. Dia pun berjanji akan menyampaikan hasilnya setelah proses penanganan dan investigasi dinyatakan selesai.
"Keselamatan konsumen merupakan prioritas utama Jetour Indonesia. Saat ini, individu-individu terkait telah mendapatkan penanganan medis. Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi secara menyeluruh," tulisnya melalui pernyataan resmi.
Dia jua menegaskan bekerja sama dengan pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh informasi yang diperoleh bersifat lengkap dan terverifikasi. Baca Juga:
Kebakaran Mobil di Tol Jagorawi, Melibatkan Jetour & BMW
"Perusahaan mendukung sepenuhnya proses investigasi yang sedang berjalan dan akan mengambil langkah tindak lanjut yang diperlukan sesuai dengan standar dan prosedur global setelah hasil resmi tersedia," tegas Peter. Kronologi kecelakaan Kepala Induk PJR Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, menjelaskan berdasarkan hasil oleh TKP sementara, kecelakaan ini melibatkan mobil bermerek Jetour dan BMW dari arah Jakarta menuju Bogor. Posisi mobil Jetour diketahui sedang melaju di bahu jalan sebelah kiri, sedangkan mobil BMW yang datang dari lajur 2 mencoba melakukan manuver menyalip ekstrem ingin menggunakan bahu jalan.
"Kendaraan 1 (Jetour) berjalan di bahu kiri, kemudian datang kendaraan 2 (BMW) dari lajur 2 hendak menyalip dari bahu kiri. Lanjut menabrak bagian kanan kendaraan 1 yang mengakibatkan kendaraan 1 terpental ke kiri, menabrak guardrail lanjut terbakar," ungkap Akhmad Jajuli dalam keterangannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





