Dia juga mengakui bahwa kemenangan ini bukan diraih dengan cara mudah. Dalam dua pekan terakhir, tim menghadapi situasi yang tidak ideal, termasuk kehilangan kendali permainan dan dinamika tim yang belum sepenuhnya stabil.
“Pertama, syukur kepada Tuhan atas kemenangan ini, kemenangan yang memang pantas kami raih. Dan kami sangat merasakan kehilangan rekan setim kami. Dua minggu terakhir ini, kehilangan kendali permainan, bukanlah hal yang mudah,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Namun dia menilai karakter dan kesabaran pemain menjadi faktor utama yang menjaga Arema FC tetap bertahan dalam tekanan.
“Tim ini berdedikasi, mereka sabar, tim yang sangat tangguh,” kata Marcos Santos.
Baca Juga :
Hasil Arema vs Persijap: Singo Edan Menang 1-0 Berkat Gol Pemain Debutan“Ini bukan pertandingan terbaik kami. Kami tidak bermain bagus, tetapi hari ini kami harus menang,” imbuhnya.
Untuk itu dia menyampaikan apresiasi kepada banyak pihak yang berkontribusi dalam kemenangan tersebut.
“Syukur kepada Tuhan, terima kasih kepada para penggemar,” ucap pelatih berusia 46 tahun ini.
Kini dia menilai Arema FC mulai menunjukkan peningkatan kekuatan tim, tidak hanya dari sisi individu, tetapi juga dari persaingan internal dan fleksibilitas taktik yang diterapkan sepanjang pertandingan melawan Persijap.
Atas kemenangan pada pekan ini Arema FC naik menempati posisi ke-11 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 24 poin.
Marcos optimistis Arema FC akan terus berkembang dari pertandingan ke pertandingan dan menjadi tim yang lebih solid dalam persaingan sisa putaran kedua musim ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)



