Kenapa Harga Emas Cenderung Naik dari Tahun ke Tahun?

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Emas adalah barang yang banyak dicari di dunia. Baik untuk produksi perhiasan, kepentingan investasi, hingga pembuatan perangkat elektronik dan medis.

Tingginya permintaan pasar akan emas tentu menjadi salah alasan utama harga emas cenderung naik dari tahun ke tahun.

Dalam laman Investopedia disebutkan bahwa menurut World Gold Council perhiasan menyumbang sekitar 44 persen permintaan emas pada paruh pertama tahun 2022 dan 7,5 persen permintaan lainnya dikaitkan dengan penggunaan emas untuk bahan baku perangkat medis serta elektronik.

Namun bukan hanya permintaan pasar yang menyebabkan harga emas naik. Berikut faktor-faktor lain yang menyebabkan naiknya harga emas dari tahun ke tahun.

1. Produksi Emas

Produksi emas mengalami penurunan dari tahun ke tahun karena ongkos penambangan semakin mahal dan dampak negatif terhadap lingkungan semakin meningkat. Keadaan ini mengakibatkan harga emas menjadi lebih tinggi.

2. Permintaan Investasi Emas

Permintaan investasi emas datang dari exchange-traded funds (ETFs). ETFs adalah sekuritas yang menyimpan emas dan menerbitkan saham yang dapat dibeli dan dijual investor. Pada Januari 2023, ETFs menyimpan lebih dari 915 ton emas.

3. Cadangan Bank Sentral

Bank sentral menggunakan emas sebagai cadangan dari mata uang kertas. Ketika bank sentral membeli emas dalam jumlah besar, maka harga emas akan meningkat.

4. Pelindung Inflasi

Emas dipercaya sebagai tempat aman bagi investor dan dapat memberikan perlindungan ketika sedang terjadi inflasi. Ketika resesi terjadi, maka orang akan melakukan investasi emas karena nilainya yang bertahan lama.

Alasan Investor Menyukai Emas

Emas merupakan salah satu jenis investasi yang disukai oleh investor. Ini alasan mengapa investor menyukai emas sebagai ladang investasi yang dirangkum dari laman Bankrate.

1. Good returns, nilai pengembalian atau nilai tukar emas lebih unggul daripada saham dan obligasi selama periode tertentu.

2. Likuiditas tinggi, investor dapat dengan mudah mengkonversi emas menjadi uang tunai.

3. Investasi defensif, investor akan melakukan investasi emas ketika merasa ekonomi sedang terancam karena emas tidak banyak terpengaruh inflasi.

Contoh Investasi Emas

Baca Juga: Kenapa Investasi Penting Dilakukan Sejak Dini?

Emas dapat diinvestasikan dalam berbagai macam bentuk. Contohnya adalah sebagai berikut:

Pertama, emas batangan. Investasi emas batangan biasanya dilakukan untuk memuaskan emosi, karena dapat disentuh secara langsung. Keuntungan investasi ini bergantung pada harga komoditas pasar.

Kedua, exchange-traded funds (ETFs). Keuntungan investasi ETFs daripada emas batangan adalah lebih mudah ditukar dengan uang tunai atau dengan kata lain investasi ini lebih likuid daripada emas fisik. (WE Trivia/Dinda Agita Dewi)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BATC 2026: Panggung Kembalinya Ester
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Sosiolog: Lemahnya Kontrol Sosial Membuat Pencurian Besi Jadi Wajar
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi: Berkas Roy Suryo cs Dikembalikan Jaksa
• 21 jam lalumerahputih.com
thumb
Mendiktisaintek: Rekrutmen Guru Jadi Kunci Sekolah Garuda
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
BKHIT Maluku Periksa 924 Kepiting Bakau Tujuan Jakarta
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.