Jakarta (ANTARA) - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, menekankan pentingnya perbaikan turap dan tanggul Kali Caglak di beberapa RW untuk mencegah banjir di lokasi tersebut.
"Usulan prioritas adalah perbaikan turap dan tanggul Kali Caglak yang melintasi RW 04, RW 09 dan RW 10," kata Asisten Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur, Achmad Salahudin di Kantor Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa.
Achmad menyebutkan, sebanyak 68 usulan dibahas dalam forum kelurahan tersebut. Kebutuhan pembangunan bersifat fisik menjadi usulan yang paling dominan.
Selain itu, Achmad berharap kehadiran legislator DPRD DKI Jakarta dalam Musrenbang ini dapat membawa atmosfer perubahan sehingga berbagai usulan warga dapat direalisasikan, khususnya usulan yang bersifat krusial dan dibutuhkan masyarakat.
"Usulan didominasi pembangunan fisik, terutama terkait infrastruktur. Kami berharap adanya dukungan dari legislatif agar usulan pembangunan ini dapat direalisasikan," ujar Achmad.
Baca juga: Warga Pinang Ranti minta perbaikan jalan dan saluran air
Sementara itu, Lurah Cibubur, Rony Abdullah mengatakan, usulan yang dibahas terdiri dari 25 usulan terkait Suku Dinas Bina Marga, 24 usulan Suku Dinas Sumber Daya Air dan 14 usulan Suku Dinas Perhubungan.
Lalu, tiga usulan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga serta masing-masing satu usulan untuk Suku Dinas Perpustakaan dan Suku Dinas Kebudayaan.
Menurut Rony, banyak turap yang masih mengalami kerusakan dan rawan ambrol, sementara permukiman warga berada di bawah aliran kali tersebut.
Selain itu, pembangunan saluran air di wilayah RW 13 juga sangat dibutuhkan karena kerap terjadi banjir.
"Kami berharap turap sepanjang kurang lebih dua kilometer ini dapat diperbaiki, terutama pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah dan memerlukan peninggian tanggul," kata Rony.
Baca juga: Pentingnya embung dan saringan sampah untuk atasi banjir di Ciracas
Pihak kelurahan juga mengusulkan perbaikan infrastruktur di Komplek DPRD DKI Jakarta. Sejumlah ruas jalan dan saluran air di kawasan tersebut mengalami kerusakan dan membutuhkan perawatan.
Ketua RW 13, Kelurahan Cibubur, Nur Kamil Malik mengungkapkan, pembangunan saluran air di Jalan Jambore 8 kembali diusulkan tahun ini.
Kondisi saluran yang ada (eksisting) dinilai sudah tidak memadai sehingga saat hujan deras kerap terjadi banjir setinggi sekitar 40-60 sentimeter.
"Usulan ini sudah tiga kali diajukan dalam Musrenbang namun belum terealisasi. Harapannya tahun ini dapat direalisasikan," katanya.
"Usulan prioritas adalah perbaikan turap dan tanggul Kali Caglak yang melintasi RW 04, RW 09 dan RW 10," kata Asisten Kesejahteraan Rakyat Jakarta Timur, Achmad Salahudin di Kantor Kelurahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa.
Achmad menyebutkan, sebanyak 68 usulan dibahas dalam forum kelurahan tersebut. Kebutuhan pembangunan bersifat fisik menjadi usulan yang paling dominan.
Selain itu, Achmad berharap kehadiran legislator DPRD DKI Jakarta dalam Musrenbang ini dapat membawa atmosfer perubahan sehingga berbagai usulan warga dapat direalisasikan, khususnya usulan yang bersifat krusial dan dibutuhkan masyarakat.
"Usulan didominasi pembangunan fisik, terutama terkait infrastruktur. Kami berharap adanya dukungan dari legislatif agar usulan pembangunan ini dapat direalisasikan," ujar Achmad.
Baca juga: Warga Pinang Ranti minta perbaikan jalan dan saluran air
Sementara itu, Lurah Cibubur, Rony Abdullah mengatakan, usulan yang dibahas terdiri dari 25 usulan terkait Suku Dinas Bina Marga, 24 usulan Suku Dinas Sumber Daya Air dan 14 usulan Suku Dinas Perhubungan.
Lalu, tiga usulan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga serta masing-masing satu usulan untuk Suku Dinas Perpustakaan dan Suku Dinas Kebudayaan.
Menurut Rony, banyak turap yang masih mengalami kerusakan dan rawan ambrol, sementara permukiman warga berada di bawah aliran kali tersebut.
Selain itu, pembangunan saluran air di wilayah RW 13 juga sangat dibutuhkan karena kerap terjadi banjir.
"Kami berharap turap sepanjang kurang lebih dua kilometer ini dapat diperbaiki, terutama pada titik-titik yang mengalami kerusakan parah dan memerlukan peninggian tanggul," kata Rony.
Baca juga: Pentingnya embung dan saringan sampah untuk atasi banjir di Ciracas
Pihak kelurahan juga mengusulkan perbaikan infrastruktur di Komplek DPRD DKI Jakarta. Sejumlah ruas jalan dan saluran air di kawasan tersebut mengalami kerusakan dan membutuhkan perawatan.
Ketua RW 13, Kelurahan Cibubur, Nur Kamil Malik mengungkapkan, pembangunan saluran air di Jalan Jambore 8 kembali diusulkan tahun ini.
Kondisi saluran yang ada (eksisting) dinilai sudah tidak memadai sehingga saat hujan deras kerap terjadi banjir setinggi sekitar 40-60 sentimeter.
"Usulan ini sudah tiga kali diajukan dalam Musrenbang namun belum terealisasi. Harapannya tahun ini dapat direalisasikan," katanya.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487641/original/066727200_1769671407-Screenshot_2026-01-29-11-19-37-82.jpg)

