Pengamat Minta Pemilihan Pimpinan Merger 3 Anak Usaha Pertamina Dilakukan Secara Hati-hati

disway.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - PT Pertamina (Persero) mengumumkan bakal merger tiga anak usaha yakni PT Pertamina Patra Niaga, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).

Meski proses merger ketiga anak usaha Pertamina masih berlangsung, informasi terbaru menyebut seluruh syarat pendahuluan (condition precedent) sudah siap.

BACA JUGA:Cargloss Racing Team Buktikan Daya Saing di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika

Setelah merger, nama subholdingnya akan menjadi subholding downstream (hilir), menggabungkan tiga subholding Pertamina Patra Niaga, Kilang Pertamina Internasional, dan Pertamina International Shipping.

Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, menyampaikan proses merger ketiga anak usaha Pertamina masih berlangsung, dan kini seluruh syarat pendahuluan (condition precedent)-nya sudah siap.

Ia juga memaparkan perseroan mendapat pengawalan dari Danantara Indonesia untuk melakukan integrasi di bisnis hilir, yang terdiri dari sektor comercial and trading, refinery dan kilang, serta logistik.

“Nanti akan kami umumkan, tetapi kami sudah siap semua condition precedent-nya. Namanya nanti Subholding Downstream,” kata Agung 26 Januari lalu

Agung memaparkan, proses streamlining atau strategi menyederhanakan operasional bisnis ini merupakan arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada energi dan mengurangi kompleksitas operasional.

Tujuan utama dari program streamlining ini adalah untuk dapat fokus kepada core business atau bisnis inti dari Pertamina, yaitu dalam bidang minyak dan gas, pengolahan hingga distribusi energi, serta energi baru terbarukan.

BACA JUGA:Waketum MUI: Prabowo Siap Keluar dari BoP Jika Tak Bisa Bantu Palestina

Selain itu, strategi ini juga diharapkan dapat menambah daya saing perusahaan, dan lebih efisien dalam pengambilan keputusan.

Mars Ega Legowo Putra dikabarkan bakal menakhodai SHD sebagai Direktur Utama. Sosok yang selama ini lekat dengan penguatan bisnis hilir Pertamina.

Komposisi ini dipandang sebagai sinyal kuat percepatan integrasi rantai nilai downstream—dari pengolahan, distribusi, hingga logistik energi.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman meminta Danantara untuk berhati-hati dalam memilih pucuk pimpinan anak perusahaan Holding PT Pertamina.

Terkait informasi ini, saya berpendapat agar Danantara hati-hati dalam menetapkan pucuk pimpinan sebagai Dirut Merger Downstream, lantaran kapitalisasi 3 subholding cukup besar" katanya, Selasa, 3 Februari 2026.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Gandeng The Ocean Cleanup, Bersihkan Sampah 10 Sungai
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Komisi II Bahas RUU Pemilu: Perkuat Bawaslu, Sengketa Jangan Numpuk di MK
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Di Tangan Anak Muda, Tradisi Topeng Labu Kian Menyala
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Kronologi Dugaan Manipulasi Pasar Modal yang Bikin Dua Petinggi PT Narada Aset Manajemen jadi Tersangka
• 12 jam laluliputan6.com
thumb
Pakai Kursi Roda di Bandara Harus Pesan? Begini Ketentuannya
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.