TABLOIDBINTANG.COM - Tahun 2026 bukan sekadar angka bagi Cheverly Amalia. Bagi sineas muda Indonesia ini, 2026 adalah kelanjutan dari sebuah perjalanan panjang yang dibangun lewat fokus, disiplin, dan keyakinan bahwa proses tak pernah mengkhianati hasil.
Setelah lima tahun penuh perjuangan di dunia pendidikan dan pengembangan diri, Cheverly resmi menyelesaikan studi di The New York Film Academy (NYFA) pada 2025.
Tak berhenti di sana, ia juga memperluas wawasan akademiknya melalui Harvard Online Program dan Cambridge Online Program, membuktikan komitmennya pada pembelajaran berkelanjutan.
“Bagi saya, pendidikan bukan hanya soal gelar atau nilai, tapi tentang membentuk karakter, disiplin, dan ketahanan diri,” ujar Cheverly.
Masuk Dean’s List, Nilai A Konsisten
Selama masa studi, Cheverly mencatatkan prestasi akademik gemilang. Ia meraih nilai A secara konsisten dan masuk dalam Dean’s List sebagai pelajar teladan.
Namun, pencapaian tersebut ia terima dengan penuh kerendahan hati.
“Semua ini adalah hasil dari kerja keras, konsistensi, dan komitmen jangka panjang. Saya belajar untuk tetap rendah hati dan terus berusaha,” katanya.
Kelulusan Cheverly di tahun 2025 menjadi momen yang sarat emosi. Ia menjalani wisuda tanpa kehadiran kedua orang tuanya yang telah lebih dahulu berpulang. Meski demikian, rasa syukur tetap memenuhi hatinya.
“Saya percaya nilai kehidupan dan doa orang tua selalu membimbing langkah saya, ke mana pun saya pergi,” ungkap Cheverly.
Film Jangkau 400+ Platform Global
Di ranah profesional, Cheverly telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan di Amerika Serikat.
Karya-karya filmnya kini masih dapat disaksikan di Amazon Prime Video USA dan telah tersebar di lebih dari 400 platform global.
Namun, bagi Cheverly, kesuksesan tak pernah ia klaim sebagai capaian pribadi semata.
“Setiap pencapaian adalah hasil kerja tim dan kepercayaan banyak pihak. Saya sangat bersyukur atas semua kolaborasi yang terjalin,” akunya.
Dalam rentang 2025 hingga 2026, Cheverly terlibat dalam berbagai kegiatan shooting, eksplorasi lokasi, dan location hunting di sejumlah negara Eropa serta Inggris (UK).
Pengalaman lintas negara ini memperkaya perspektif kreatifnya sekaligus memperluas jejaring kolaborasi internasional bersama berbagai studio.
Di tengah kesibukan global, Cheverly juga menyempatkan diri pulang ke Indonesia. Ia mengunjungi Yogyakarta, kota yang memberinya inspirasi dan kedekatan emosional dengan akar budaya tanah air.
“Saya berharap bisa kembali ke Indonesia membawa karya, kolaborasi, dan kontribusi yang lebih luas,” ucapnya penuh harap.
Harapan 2026: Berkarya dengan Integritas
Menatap masa depan, Cheverly memohon doa dan dukungan agar ia dapat terus berkarya secara konsisten, bertanggung jawab, dan berintegritas.
Baginya, tujuan terbesar bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan membawa nama Indonesia ke panggung internasional dengan cara yang bermartabat.
“Harapan saya sederhana, semoga setiap langkah yang saya ambil bisa menginspirasi dan membawa nama Indonesia dengan cara yang baik,” pungkas Cheverly.
Cheverly Amalia percaya, perjalanan ke depan bukan hanya tentang seberapa tinggi pencapaian, melainkan tentang ketekunan, kesetiaan pada proses, serta keberanian untuk terus melangkah, tanpa melupakan pendidikan, keluarga, dan jati diri bangsa.


/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2023%2F06%2F03%2Fc5dc4d55-3b3c-469a-8fa9-edf9cde8cfb4_jpg.jpg)

