Isi Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam di Istana Bahas Board of Peace

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah petinggi organisasi masyarakat (ormas) Islam serta pemimpin pondok pesantren (ponpes) di Istana, Jakarta.

Puluhan tokoh agama Islam dari berbagai ormas pun berdatangan ke Istana pada Selasa (3/2/2026) siang. Ada yang mengenaka kemeja batik, kemeja, serta baju koko, dan sarung.

Beberapa tokoh yang datang adalah Ketum MUI Anwar Iskandar, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, Ketum Dewan Pembina PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Waketum MUI Cholil Nafis, serta tokoh-tokoh Muslim lainnya.

Baca juga: Menlu Ungkap Alasan RI Ikut Board of Peace: Untuk Tercapainya Solusi 2 Negara

Banyak hal dibahas dalam pertemuan ini, termasuk soal partisipasi Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Sebelum pertemuan digelar, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan akan ada penjelasan umum terkait Board of Peace.

"Kementerian Luar Negeri pada pertemuan siang hari ini adalah mengenai pembicaraan mengenai Board of Peace. Penjelasan-penjelasan akan dilakukan seputar isu tersebut," ucap Menlu RI.

Pertemuan berlangsung tertutup selama sekitar empat jam, sejak para tokoh ormas Islam berdatangan pada pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Prabowo Buka Opsi Keluar dari Board of Peace Jika Tak Sejalan RI

Perjuangkan kemerdekaan Palestina

Beberapa jam berselang, satu per satu, para tokoh pun keluar dari gerbang Istana Kepresidenan.

Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf mengungkap, dalam pertemuan itu Presiden Prabowo memberikan penjelasan mengenai upaya dan perjuangan Indonesia dalam membantu Palestina.

Yahya menyebut, semua yang hadir sepakat bahwa menolak penjajahan, memperjuangkan kemerdekaan untuk semua bangsa adalah amanat proklamasi.

Pada prinsipnya, baik pemerintah dan ormas Islam juga sepakat bahwa Indonesia harus membantu, membela, memperjuangkan Palestina sampai merdeka.

"Tadi kami mendapatkan penjelasan yang ekstensif dari Presiden mengenai pertimbangan-pertimbangan realistis yang harus dibuat terkait dengan keadaan yang sekarang berlangsung dan peluang-peluang yang tersedia untuk agar Indonesia ini bisa secara lebih konkret, lebih progresif, dan mengejar hasil yang lebih nyata berdampak untuk menolong Palestina," ungkap dia.

"Termasuk dengan mengikuti atau berpartisipasi di dalam inisiatif yang dibuat oleh Amerika yaitu Board of Peace ini," sambungnya lagi.

KOMPAS.com/Rahel Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul kompak menghadiri undangan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Lewat pertemuan ini, menurutnya, 16 ormas Islam serta para kiai dan pemimpin ponpes yang hadir sudah memahami betul penjelasan soal Board of Peace.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Meski begitu, PBNU tetap mengingatkan agar Indonesia tak terbawa arus yang merugikan Palestina.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemkab Fakfak Terima Piagam Penetapan Festival Pesona Kota Pala Berbasis Kekayaan Intelektual
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Pidato soal Gentengisasi, Perajin Genteng Majalengka Langsung Tagih Janji
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Undang Eks Menlu ke Istana, Marty Natalegawa hingga Retno Marsudi Hadir
• 15 menit laluokezone.com
thumb
Khofifah Dihadirkan Sebagai Saksi Sidang Kasus Dana Hibah Jatim Besok, KPK Beri Penjelasan Begini
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Viral Jenazah Korban Longsor di Bandung Barat Tertimpa Batu Besar, Evakuasi Dramatis
• 2 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.