Trotoar Tertutup PKL, Akses Pejalan Kaki di Depan RSUD Caruban Terganggu

realita.co
4 jam lalu
Cover Berita

MADIUN (Realita)- Pemandangan kurang sedap terlihat di sepanjang jalan depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban, Kabupaten Madiun. Trotoar yang seharusnya diperuntukkan bagi pejalan kaki justru beralih fungsi menjadi lapak pedagang kaki lima (PKL) serta area parkir sepeda motor, Selasa (03/02/2026).

Pantauan di lokasi menunjukkan deretan pedagang menggelar dagangan tepat di atas trotoar. Kondisi tersebut membuat akses pejalan kaki, termasuk pasien dan pengunjung rumah sakit, menjadi terhambat. 

Bahkan, sebagian pengunjung terpaksa berjalan di badan jalan karena trotoar tertutup lapak dan kendaraan yang parkir sembarangan.

Selain keberadaan PKL, parkir roda dua yang berjubel di depan RSUD Caruban turut memperparah kondisi lalu lintas. Situasi ini dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan serta membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pejalan kaki dan pasien rumah sakit.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun, Hamdanu Yogiaryoko, menjelaskan bahwa hingga saat ini rambu larangan parkir di kawasan tersebut memang belum terpasang. Namun demikian, pihaknya telah memberikan penanda berupa marka jalan larangan parkir.

“Sudah ada marka jalan yang dicat kuning sebagai tanda larangan parkir, serta rambu untuk akses difabel,” ujar Hamdanu.

Lebih jauh, Ia menambahkan, dalam waktu dekat Dishub Kabupaten Madiun akan menggelar rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Rapat tersebut bertujuan untuk mencari solusi terbaik terkait penataan parkir dan penertiban pedagang kaki lima di sekitar RSUD Caruban.

“Koordinasi lintas OPD diperlukan agar penanganannya tidak parsial dan bisa berjalan efektif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, saat dikonfirmasi terkait langkah penertiban pedagang yang berjualan di atas trotoar sekitar RSUD Caruban, hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapan.

Kondisi tersebut diharapkan segera mendapat perhatian serius dari pihak terkait, mengingat RSUD Caruban merupakan fasilitas pelayanan publik vital yang membutuhkan akses aman dan nyaman bagi masyarakat. Yw

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Akui Ada Kesalahan, Purbaya Harap Revisi UU P2SK Bisa Perkuat Sektor Keuangan
• 1 jam laludisway.id
thumb
Mahfud MD Soroti Kekerasan Aparat: Reformasi Polri Diserukan, Brutalitas Masih Terjadi
• 3 jam lalusuara.com
thumb
15 Tips Menghilangkan Pedas di Mulut
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Fakta-fakta di Balik Kasus Dugaan Rekayasa BAP Narkotika di Polsek Cilandak, Ternyata....
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Lebaran 2026 dari Daop 2 Bandung Diminati Masyarakat
• 15 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.