Dalam film berjudul Tunggu Aku Sukses Nanti, Afgan memerankan karakter Dwiki. Dwiki digambarkan sebagai sosok sepupu yang sempurna dan selalu dibanggakan oleh keluarga.
Karakter Dwiki memiliki kontras yang kuat dengan tokoh utama Arga yang diperankan oleh Ardit Erwandha. Arga diceritakan sebagai sosok yang kerap mendapat tekanan dan pertanyaan seputar kariernya.
Afgan mengungkapkan bahwa karakter Dwiki memiliki lapisan emosi yang menarik untuk dieksplorasi. Proses membaca dan memaknai skenario menjadi langkah awal bagi Afgan dalam membangun karakter. Dari sana, ia berusaha menangkap emosi dan konflik yang sudah dirancang oleh penulis cerita.
“Sebenarnya semuanya sudah tertulis jelas banget sih di skripnya, karena memang skripnya bagus banget. Ada karakternya tuh benar-benar semuanya punya layer masing-masing,” ujarnya saat berada di Plaza Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (3/2/2026).
“Jadi enggak terlalu sulit buat saya untuk menerjemahkan dari skrip itu ke akting. Karena memang sedetail itu penulisan skripnya, jadi buat saya sudah benar-benar tinggal baca dan sudah mengerti,” lanjutnya.
Dalam mendalami peran Dwiki, Afgan tidak menggunakan cara yang terlalu rumit. Ia justru memilih pendekatan yang lebih natural selama berada di lokasi syuting.
“Justru malah jangan menyendiri, malah bergabung saja sama cast yang lain. Terus lama-lama kayak ya semuanya tiba-tiba sudah masuk sendiri gitu ke karakternya masing-masing. Mungkin karena memang lawan mainnya semuanya seperti ini sih, se-asik ini,” ungkapnya.
Pria berusia 36 tahun ini juga menilai bahwa dirinya memiliki beberapa kesamaan dengan karakter Dwiki. Kesamaan tersebut salah satunya berasal dari pengalaman di lingkungan keluarga.
“Jadi saya di keluarga sih alhamdulillah aman-aman saja sih, maksudnya enggak pernah menuntut atau ditanya-tanya. Kayak lebih diberikan freedom untuk lakukan apa yang saya suka di keluarga saya. Jadi agak-agak mirip sama Dwiki sebenarnya,” tuturnya.
Melalui perjalanan karier dan perannya di film ini, Afgan juga merefleksikan makna kesuksesan dalam hidup. Baginya, kesuksesan memiliki arti yang lebih luas dari sekadar pencapaian pribadi.
“Sukses versi saya adalah ketika saya bisa memberikan impact yang baik terhadap banyak orang. Sekarang saya sedang menjadi versi terbaik saya, tapi nanti akan ada versi terbaik, terbaik, terbaik lainnya,” tutupnya.(*)
Artikel Asli


