Liputan6.com, Jakarta - Infografis Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan 26 negara, termasuk Indonesia ditetapkan sebagai anggota pendiri inisiatif Dewan Perdamaian untuk Jalur Gaza.
Ke-26 negara itu di antaranya adalah Argentina, Armenia, Azerbaijan, Albania, Bahrain, Belarus, Bulgaria, Kamboja, El Salvador, Mesir, Hungaria, dan termasuk Indonesia, melansir Antara dari Anadolu.
Advertisement
Apakah itu Dewan Perdamaian? Sebelumnya, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian pada 15 Januari sebagai bagian dari rencana besarnya terkait Jalur Gaza, yang kemudian menghasilkan kesepakatan gencatan senjata. Dewan tersebut mendapat mandat melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 pada November 2025.
Awalnya, Dewan Perdamaian dirancang untuk mengawasi gencatan senjata dan rekonstruksi Jalur Gaza. Namun, piagamnya memperluas mandat dewan tersebut untuk mencakup upaya pembangunan perdamaian di seluruh wilayah yang terdampak atau berisiko konflik.
Menurut rancangan piagam, Trump akan menjabat sebagai ketua dewan sekaligus menjadi perwakilan perdana Amerika Serikat secara terpisah. Sebagai ketua, Trump pun memiliki 'kewenangan eksklusif untuk membentuk, mengubah, atau membubarkan entitas anak sesuai kebutuhan guna memenuhi misi dewan perdamaian'.
Selain itu, dilansir dari Channel News Asia, Piagam itu juga menyebutkan bahwa organisasi ini akan 'melaksanakan fungsi-fungsi pembangunan perdamaian sesuai dengan hukum internasional'.
Lantas, siapa saja ke-26 negara anggota pendiri inisiatif Dewan Perdamaian? Apa saja tujuan pembentukannya? Simak selengkapnya dalam rangkaian Infografis berikut ini:



