jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan eks Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri ke Istana Negara.
Salah satu yang dipanggil oleh Prabowo adalah Mantan Menlu periode 1999-2001 Alwi Shihab.
BACA JUGA: Gentengisasi Presiden Prabowo Bakal Diimplementasikan Gubernur Jabar Lewat IMB
Alwi mengatakan bahwa undangan dari Prabowo itu untuk meminta masukan dari para eks Menlu dan Wamenlu.
“Pak Presiden panggil kami ini yang bekas Menlu untuk mendapat masukan pendapat kami gimana, itu saja, saya sudah ada masukannya, enggal bisa saya sampaikan, disampaikan di depan presiden,” ucap Alwi, pada Rabu (4/2).
BACA JUGA: Prabowo Bakal Keluar dari Dewan Perdamaian jika Palestina Tidak Merdeka
Alwi menuturkan bahwa ada sekitar 20 orang yang diundang Prabowo ke Istana Negara.
“Justru itu board of peace itu, apakah penting indonesia ikut, apakah tidak penting, itu yang akan dibahas,” kata dia.
BACA JUGA: Azis Gerindra Sebut Pendidikan di Era Prabowo Jadi Poros Utama Pembangunan Nasional
Alwi berpendapat bahwa posisi Indonesia yang bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) tak selamanya buruk.
“Jadi, apa yang harus diperhatikan. Kita udah masuk masa kita bilang keluar kan enggak mungkin,” tambahnya. (mcr4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Prabowo Bertemu Pimpinan Ormas Islam dan Tokoh Pesantren di Istana, Bahas Apa?
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426450/original/037517400_1764306006-Screenshot_2025-11-28_113148.png)


