tvOnenews.com - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (“VKTR”) menggelar VKTR Day, sebuah kegiatan stakeholder gathering yang mempertemukan mitra strategis, pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi guna memperkuat kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Acara ini dihadiri oleh Presiden Komisaris VKTR Anindya Bakrie, CEO VKTR A. Ardiansyah Bakrie, jajaran direksi VKTR, jajaran direksi holding Bakrie & Brothers, mitra-mitra strategis, seperti Transjakarta, Mayasari Bakti, Laksana, dan lainnya. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah, serta sejumlah asosiasi industri.
Mengusung tema From Local Manufacturing to National Impact, VKTR menegaskan perannya sebagai manufaktur kendaraan listrik dalam negeri yang telah bergerak dari tahap pengembangan menuju implementasi nyata. Hal ini tercermin dari portofolio pengiriman unit, kerja sama lintas sektor, serta capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang telah mencapai lebih dari 40 persen.
“Pengembangan ekosistem kendaraan listrik tidak dapat bergantung pada satu pemangku kepentingan saja. Diperlukan kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, lembaga riset, dan asosiasi agar manufaktur lokal mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” ujar Anindra Ardiansyah Bakrie, CEO VKTR.
Dalam rangkaian acara tersebut, VKTR menggelar sesi talkshow yang dipandu oleh Chief of Corporate Affairs VKTR, Indah Saugi, menghadirkan perwakilan dari lembaga riset, regulator, dan asosiasi industri, antara lain Prof. Dr. Irhan Febijanto, M.Eg dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Patia Jungjungan Monangdo, S.T., MPP dari Kementerian Perindustrian, Irwan Arifianto, ST dari Kementerian Perhubungan, serta Rian Ernest Tanudjaja selaku Secretary General Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML). Diskusi ini menyoroti pentingnya sinergi kebijakan, kesiapan industri, implementasi kendaraan listrik di lapangan, dan dampaknya bagi sosial dan lingkungan.
“Penguatan manufaktur lokal merupakan fondasi strategis dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik. Forum ini mencerminkan bagaimana kebijakan, kesiapan industri, dan implementasi di lapangan harus berjalan secara paralel,” tambah Ardi Bakrie.
- Istimewa
Di akhir sesi talkshow, acara ditutup dengan pemaparan dari BloombergNEF yang disampaikan oleh Dr. Felix Kosasih, Southeast Asia Associate of BloombergNEF, mengenai peluang strategis elektrifikasi transportasi di Indonesia serta perannya dalam mendukung transisi energi dan penguatan industri kendaraan listrik nasional.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F08%2F18%2F1b1a6360be79bac96619aaa4eaac2e62-20250818AGS_2.jpg)

