Hujan Lebat Mengintai Jabodetabek 5 Hari ke Depan

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek.

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan dan berpeluang mengganggu aktivitas warga.

Melalui unggahan akun Instagram resmi @infobmkg, BMKG menyampaikan Update Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek yang berlaku selama lima hari, terhitung 4–8 Februari 2026.

Baca juga: BMKG: Cuaca Jakarta Hari Ini Hujan Ringan hingga Sedang di Sebagian Wilayah

Peringatan ini menjadi sinyal kewaspadaan dini terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Berdasarkan infografik yang dirilis BMKG, status waspada (hujan sedang–lebat) berlaku pada 5 Februari 2026 di sejumlah wilayah, meliputi Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Selain itu, kondisi cuaca serupa juga terjadi di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.

Sementara itu, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori siaga, dalam hal ini hujan lebat–sangat lebat, maupun awas, hujan sangat lebat–ekstrem pada tanggal tersebut. Peringatan dini untuk angin kencang juga tercatat nihil.

Dalam penjelasan di bagian bawah infografik, BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan level waspada tetap berpotensi menimbulkan dampak.

Baca juga: BMKG: Cuaca Jakarta Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan Sore hingga Malam

Potensi tersebut antara lain genangan air, luapan air sungai, serta longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di wilayah rawan banjir dan daerah dengan kontur tanah labil.

BMKG juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem.

“Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” tulis @infobmkg dalam keterangannya.

Selain itu, masyarakat diminta turut berperan aktif dalam pelaporan kejadian bencana.

BMKG mengajak warga untuk melaporkan kondisi di lapangan jika melihat atau terdampak bencana.

“Laporan Sobat akan sangat membantu menjaga keselamatan bersama dan mengurangi risiko bencana,” tulis BMKG dalam unggahannya.

Baca juga: Jakarta Kembali Modifikasi Cuaca, 1,6 Ton Garam dan CaO Disemai

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

BMKG menyarankan warga untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui situs resmi www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta platform PetaBencana.id guna memantau laporan bencana secara real-time.

Dengan potensi hujan yang masih mendominasi wilayah Jabodetabek, masyarakat diimbau tetap waspada, menyiapkan langkah antisipasi, dan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada sore hingga malam hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pelanggan Suite Class Compartment KAI Naik 74,1 Persen di Januari 2026
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Rupiah Melemah meski PMI Manufaktur Januari 2026 Naik Imbas Tingginya Permintaan Pasar
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
TNI AD Bersama Warga Bangun Sumber Air Bersih Pascabencana di Tapanuli Tengah
• 4 jam lalupantau.com
thumb
Indra Sjafri: Anak Indonesia Akan Nyaman Bermain dengan Cara Indonesia
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Anak-anak Dijamin Minta Nambah! Intip Resep Telur Dadar Sambal Kacang, Menu Sahur Praktis yang Bikin Kenyang Seharian
• 3 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.