BANGKALAN, iNews.id – Video seorang wanita muda berinisial HF ditemukan warga dalam kondisi pingsan di pinggir jalan kawasan Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur viral di media sosial. Korban diduga menjadi korban penganiayaan suami sirinya, SA, setelah memergoki pelaku sedang berkencan dengan wanita lain.
Insiden memilukan ini terekam dalam video amatir yang memperlihatkan detik-detik keributan di sebuah kafe sebelum akhirnya korban ditemukan tak berdaya di jalanan.
Peristiwa bermula saat HF mendatangi sebuah kafe karena curiga dengan keberadaan suami sirinya. Di sana, ia mendapati SA sedang asyik nongkrong bersama seorang perempuan muda. Emosi korban pun meledak hingga terjadi adu mulut.
Alih-alih merasa bersalah, SA justru naik pitam karena membela perempuan di sampingnya. Cekcok hebat tersebut berujung pada tindakan kekerasan fisik yang dilakukan SA terhadap istri sirinya tersebut.
"Korban sempat berusaha menghindar dari amukan pelaku, namun ia akhirnya jatuh pingsan di pinggir jalan, sekitar seratus meter dari lokasi kafe," ujar salah satu sumber di lokasi kejadian, Rabu (4/2/2026).
Petugas Satreskrim Polres Bangkalan segera menindaklanjuti laporan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka fisik di bagian krusial.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi menjelaskan, kasus ini tidak dikategorikan sebagai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), melainkan murni penganiayaan.
“Pelapor atau korban inisial HF mengalami penganiayaan fisik pada bagian leher dan mulut. Karena status keduanya adalah pasangan nikah siri, maka kasus ini kami jerat dengan pasal penganiayaan, bukan KDRT," kata AKP Hafid Dian Maulidi.
Setelah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dan kembali siuman, korban didampingi keluarga telah resmi melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bangkalan. Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangkalan.
Polisi juga tengah melakukan visum et repertum terhadap korban sebagai bukti kuat untuk menjerat pelaku SA yang kini dalam proses pengejaran dan pemeriksaan lebih lanjut.
Original Article


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5492981/original/026323100_1770190773-f34d722c-e868-4f1a-b363-3be7c976010b.jpg)

