Purbaya Targetkan Blok Masela Groundbreaking dalam Beberapa Bulan ke Depan

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menargetkan proyek lapangan gas abadi Blok Masela di Maluku bisa groundbreaking dalam beberapa bulan ke depan.

Dia mengakui, langkah percepatan itu terjadi setelah sebelumnya Dia berencana untuk membahas kelanjutan dari nasib proyek tersebut ke Pokja Debottlenecking, supaya segera dicarikan solusi penyelesaiannya.

Baca Juga :
Optimalisasi Penyaluran KUR, Purbaya 'Bujuk' Danantara buat Ambil Alih PNM
Purbaya sebut Pemerintah 'Dikibuli' Pengusaha CPO selama Bertahun-tahun

"Saya tadinya mau bawa ke Pokja Debottlenecking untuk dieksekusi. Baru sekarang mereka mempercepat prosesnya supaya tidak di bawa ke Pokja itu," kata Purbaya dalam rapat kerja dengan Komisi XI di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

"Jadi yang jelas, (proyek lapangan gas) abadi itu akan groundbreaking dalam kurun waktu beberapa bulan dari sekarang," ujarnya.

Hal ini awalnya terkait dengan pernyataan Purbaya dalam raker tersebut, yang memastikan bahwa Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor migas bakal turun karena tidak adanya eksplorasi baru.

Alih-alih menunggu eksplorasi migas baru, Purbaya mengatakan bahwa salah satu cara lain untuk mengundang investor baru baik domestik maupun asing, adalah dengan mengekploitasi ladang-ladang yang sudah ditemukan.

"Karena tanpa adanya eksplorasi dan penemuan ladang migas baru, kita enggak bisa menaikkan lifting dan lifting kita akan turun terus," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya INPEX Masela, Ltd. (INPEX) dan SKK Migas telah bekerja sama dengan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB), dan merampungkan serangkaian studi teknis terkait Carbon Capture Storage (CCS) untuk memastikan kesiapan subsurface (bawah permukaan) dalam rencana implementasi teknologi tersebut.

Deputi Eksploitasi SKK Migas, Taufan Marhaendrajana mengatakan, studi ini merupakan komitmen Proyek Abadi Masela menuju Net Zero Emission, serta upaya peningkatan daya saing proyek (project competitiveness) di tingkat global.

"Komponen CCS dirancang untuk menangkap dan menyimpan CO2 dari hasil produksi gas sehingga mendukung target dekarbonisasi sektor energi nasional. Pemaparan terkait studi teknis CCS dilakukan di Fakultas Geologi, ITB dihadapan SKK Migas dan Manajemen Inpex," ujarnya.

Baca Juga :
Purbaya Sudah Tahu Kantor Pajak-Bea Cukai Bermasalah: Memang Ada yang Aneh Disitu
Pejabatnya Kena OTT KPK, Purbaya: Momen Benahi Instansi Pajak dan Bea Cukai
Purbaya Buka Suara soal OTT KPK ke Pejabat Pajak dan Bea Cukai Kemenkeu

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pengacara Jokowi Soroti Roy Suryo: Gugat Pasal Pencemaran Nama Baik, tapi Dipakai untuk Lapor Polisi
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Dukung Sistem Multipartai Sederhana, Golkar Tak Sepakat Ambang Batas Parlemen Dihapus
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Paulus Tannos yang Tak Kapok Lawan KPK Lagi di Praperadilan
• 14 jam laludetik.com
thumb
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
• 53 menit lalusuara.com
thumb
BEI Utamakan 49 Emiten Big Caps Penuhi Free Float 15%
• 5 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.