Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan pimpinan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (4/2). Pertemuan yang berlangsung sekira tiga jam itu membahas soal geopolitik hingga program prioritas pemerintah.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, forum tersebut juga mendiskusikan soal kompetisi politik elektoral. PKB turut menyampaikan dukungannya untuk mengembalikan sistem pemilihan gubernur dan bupati melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
“PKB dari dulu menginginkan pilkada melalui DPRD,” kata Muhaimin dalam konferensi pers setelah pertemuan.
Cak Imin menyampaikan dirinya membawa seluruh ketua dewan pengurus wilayah (DPW) partai seluruh Indonesia. Ia juga menyerahkan laporan hasil rapat koordinasi PKB serta berbagai ide dan gagasan terkait program prioritas pemerintahan.
Dia juga berjanji ikut menyukseskan program strategis pemerintah, salah satunya pembangunan ekosistem program makan bergizi gratis (MBG).
“Misalnya dengan membangun ekosistem MBG yang melibatkan seluruh stakeholders dalam supply and demand dari kebutuhan MBG berjalan dengan lebih produktif lagi,” katanya.
PKB juga menyampaikan dukungan terhadap langkah diplomatik Prabowo di kancah internasional. Hal ini termasuk dukungan keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).
Muhaimin juga menyampaikan dukungan terhadap agenda perubahan sistem ekonomi yang dipimpin Prabowo. PKB menilai kebijakan ekonomi sebelumnya yang cenderung liberal dan kompetitif kurang memberikan perlindungan bagi pelaku ekonomi kecil.
PKB menyatakan mendukung langkah Prabowo untuk menggeser sistem ekonomi ke arah yang lebih inklusif sesuai prinsip Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
“Kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, kami yakin Pak Prabowo akan sukses memimpin kita bukan hanya lima tahun bahkan sepuluh tahun yang akan datang,” ujar Muhaimin.



