Perkuat Diplomasi Sains, BRIN Hadirkan Peraih Nobel Kimia 2025 Prof. Susumu Kitagawa

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengambil langkah strategis dalam memperkuat diplomasi sains antara Indonesia dan Jepang dengan menghadirkan peraih Nobel Kimia 2025, Profesor Susumu Kitagawa. Ilmuwan terkemuka dunia dari Kyoto University ini memberikan kuliah umum internasional di Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Serpong, Tangerang Selatan.

Mengusung tema "The Usefulness of Useless: Fundamental Curiosity, Enduring Impact", kuliah umum ini menyoroti pentingnya riset dasar (fundamental research) sebagai fondasi utama lahirnya inovasi yang berdampak jangka panjang.

Profesor Kitagawa dikenal sebagai perintis pengembangan Metal-Organic Frameworks (MOFs), sebuah material berpori revolusioner yang kini dimanfaatkan luas di bidang energi, lingkungan, hingga kesehatan.

Pentingnya Riset Dasar

Kepala BRIN, Arif Satria, menyatakan bahwa kehadiran Prof. Kitagawa bukan hanya sekadar kunjungan akademik, melainkan pembuktian bahwa ketekunan dalam riset dasar adalah kunci kemajuan peradaban.

"Ternyata dari hasil temuan Nobel ini semakin menunjukkan bahwa riset-riset dasar itu sangat penting. Riset dasar itu berdampak, cuman dampaknya jangka panjang. Kita tahu bahwa riset yang beliau kembangkan dimulai sejak 50 tahun lalu. Beliau begitu gigih membutuhkan waktu 50 tahun untuk sampai pada Nobel ini," ujar Arif Satria.

Arif menegaskan, BRIN akan terus memperkuat ekosistem riset dasar beriringan dengan riset terapan yang selama ini sudah dikembangkan.

Inisiasi Asosiasi MOF Indonesia

Dalam paparannya, Prof. Kitagawa menekankan pentingnya pengembangan teknologi tinggi dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya energi berbasis gas. Ia juga mendorong kolaborasi lintas generasi antara peneliti Indonesia dan Jepang.

Merespons hal tersebut, BRIN memanfaatkan momentum ini untuk menginisiasi pembentukan Asosiasi MOF Indonesia. Selain itu, penjajakan kerja sama pembentukan Sister Laboratory dan penguatan jejaring riset internasional dengan universitas serta lembaga riset di Jepang juga menjadi agenda prioritas.

Melalui diplomasi sains ini, BRIN berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) riset, memperluas kolaborasi global, dan mendorong lahirnya inovasi material maju yang berdampak langsung bagi pembangunan nasional.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Amien Rais Merespons Langkah Politik Jokowi Dukung PSI, Disebut Sudah Depresi
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Tips Sukses Zodiak Aquarius
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Foto: Pemakaman Istri Mantan Kapolri Hoegeng di Bogor
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Berapa Angka Pertumbuhan Ekonomi Nasional 2025?
• 4 jam lalukompas.id
thumb
Dianggap Dorong Wasit, Sumardji Dihukum FIFA
• 22 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.