Siswa di NTT Diduga Bunuh Diri, Kemendikdasmen akan Dampingi-Dukung Pendidikan Anggota Keluarga Lain

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat memberikan pesan kunci dalam kegiatan Diseminasi TKA untuk Pendidikan Bermutu di Aula Pesantren Persis 76 Tarogong, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat pada Rabu (17/9/2025). (Sumber: ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan akan memberikan pendampingan dan dukungan pada keluarga siswa sekolah dasar (SD) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diduga mengakhiri hidupnya karena tak mampu membeli buku dan pena. 

"Kemendikdasmen melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) NTT telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah bersama perangkat daerah terkait untuk melakukan pendampingan kepada keluarga," ujar Wakil Mendikdasmen, Atip Latipulhayat dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTV, Rabu (4/2/2026).

Ia menyatakan Kemendikdasmen juga akan mendukung pendidikan anggota keluarga lain. 

"Termasuk menyiapkan dukungan keberlanjutan pendidikan bagi anggota keluarga lainnya," katanya. 

Menurut keterangannya, siswa yang diduga bunuh diri tersebut tercatat sebagai penerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP). 

Atip menyatakan dana PIP telah disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku. Namun, kata dia, pemenuhan hak dan perlindungan anak, khususnya dari keluarga rentan, tidak dapat berhenti pada dukungan finansial semata.

Baca Juga: Gubernur NTT Ungkap Hal Ini Hambat Akses Bantuan ke Keluarga Siswa Diduga Bunuh Diri di Ngada

Menurutnya, pemenuhan hak dan perlindungan anak dari keluarga rentan juga harus mencakup pendampingan psikososial, perhatian moral, dan lingkungan tumbuh kembang yang suportif.

Atip menyatakan Kemendikdasmen memandang peristiwa ini sebagai kejadian yang sangat serius dan mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks. 

"Kondisi emosional anak dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait sehingga memerlukan perhatian dan dukungan berkelanjutan dari keluarga, sekolah, masyarakat, dan negara," ungkapnya. 

Atip juga menekankan peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan suportif bagi tumbuh kembang anak. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • siswa bunuh diri
  • siswa sd bunuh diri
  • kemendikdasmen
  • wamendikdasmen
  • siswa sd bunuh diri di ntt
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian Kompak Naik, Ini Daftarnya
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Polda Metro Bongkar Peredaran Isi Narkoba di Apartemen Jakbar, 2 Wanita Cantik Ditangkap
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Kapitalisasi Aset Kripto Bitcoin Cs Susut Rp2.857 Triliun dalam Sepekan, Peran Emas Digital Diragukan
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Limbah Busa Penuhi Kali Kamal Muara, Nelayan Kerang Hijau Merugi
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK OTT Pejabat Pajak di Banjarmasin, Apa Kasusnya?
• 22 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.