JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron kerahkan kader PSI untuk mengusut soal bansos yang diterima siswa SD NTT, YBS (10) yang nekat bunuh diri.
Menurut penelusuran Bro Ron, YBS tercatat sebagai penerima dana Program Indonesia Pintar (PIP) dan sejumlah bansos dari pemerintah.
BACA JUGA:KNAI Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Nilai Rawan Politisasi
BACA JUGA:Waka Komisi X DPR: Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT Jadi Alarm Serius Dunia Pendidikan
Namun, berdasarkan informasi awal, terdapat penyimpangan atas bansos tersebut sehingga keluarga YBS terjerembab dalam kemiskinan ekstrem.
"Saya minta kader PSI Kabupaten Ngada untuk kunjungi ibu korban dan tanya lebih dalam perihal bansos dari pemerintah," kata Bro Ron saat dihubungi Disway.id, Rabu, 4 November 2025 malam.
Bro Ron menambahkan, pihaknya sudah mengantongi bukti awal dugaan penyimpangan tersebut. Namun, ia belum mau membeberkan ke publik karena tengah didalami tim.
"Rekaman kesaksian dan rangkuman temuan sudah saya pegang," pungkasnya.
Jadi SorotanSebelumnya, Akademisi Rocky Gerung sindir kegagalan pemerintah atas kasus Siswa SD di Ngada, NTT, yang memilih bunuh diri karena tak mampu membeli buku seharga Rp10 Ribu
Diketahui, peristiwa pilu ini dialami siswa kelas IV SD di Ngada, NTT berinisial YBS (10) yang bunuh diri karena orang tua tidak mampu membelikan buku dan pena.
BACA JUGA:Bahar bin Smith Mangkir dari Panggilan Polisi, Minta Pemeriksaan Ditunda!
BACA JUGA:Kepergian Iptu Tomi Marbun di Papua Berujung Gugatan, 114 Advokat Layangkan Citizen Lawsuit di PN Jakpus
Dalam sebuah acara kuliah di UGM bertema Masa Depan Demokrasi: Polisi, Militer, Gerakan Sosial, Rocky menyebut negara gagal menjalankan Republikanisme.
Di sesi awal kuliah, Rocky tersentak mendengar kabar anak SD memilih mengakhiri hidup demi tak menyusahkan sang ibu.
“Saya tadi baca berita di NTT, anak umur 10 tahun memilih bunuh diri, saya pakai kata memilih, untuk menyelamatkan hidup ibunya. Dia minta dibelikan buku, ibunya bilang tidak punya uang lalu, dia memilih untuk bunuh diri. Satu tindakan republikanisme,” katanya dikutip Disway.id dari Youtube Department of Politcs and Government - Universitas Gadjah Mada, Rabu, 3 Januari 2026.
- 1
- 2
- 3
- »




/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2021%2F11%2F23%2F3f29c271-d5bd-430a-a791-a288050f9396_jpg.jpg)