Bursa Asia Terseret Aksi Jual Saham Teknologi, Chip Raksasa Global Berguguran

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik bergerak beragam pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 5 Februari 2026. Tekanan imbas aksi jual saham teknologi semakin intensif di bursa Amerika Serikat (AS), Wall Street.

Saham Advanced Micro Devices anjlok 17 persen setelah perkiraan kuartal I-2026 mengecewakan beberapa analis. Saham Broadcom dan Micron Technology juga mengalami kerugian besar, masing-masing merosot sekitar 3,8 persen dan 9,5 persen. 

Baca Juga :
Saham Bank Neo Commerce Diborong Gozco Capital, Transaksi Capai Rp59 Miliar
IHSG Melemah 42 Poin pada Sesi I, Cek 3 Emiten Top Gainers di Jajaran Saham Unggulan

Dikutip dari CNBC Internasional, indeks Kospi Korea Selatan tergerus 1,31 persen. Koreksi imbas penurunan tajam saham teknologi dipimpin anjloknya emiten raksasa chip Samsung Electronic sebesar 3,61 persen.

Saham SK Hynix merosot 4,56 persen. Saham perusahaan lain yang mengalami penurunan terbesar adalah emitwn raksasa pertahanan, Hanwha Aerospace, melemah sebesar 4 persen. 

Ilustrasi Investasi untuk Generasi Z
Photo :
  • freepik.com

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik tipis 0,17 persen. Namun, saham investasi SoftBank merosot hingga 5 persen setelah penjualan lisensi kuartal ketiga fiskal oleh perancang chip, Arm, meleset dari perkiraan pasar. 

Indeks Topix melesat 0,47 persen hingga mencetak rekor tertinggi pada pembukaan pasar. Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,18 persen akibat tertekan oleh saham-saham sektor energi.

Di Wall Street, ketiga indeks acuan ditutup flukfuatif pada perdagangan semalam. Indeks S&P 500 merosot 0,51 persen.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,53 persen. Nasdaq Composite amblas 1,51 persen.

Baca Juga :
Bursa Asia Loyo Susul Koreksi Tajam di Wall Street Akibat Investor Ecer Saham Teknologi
2 Petinggi Narada Aset Manajemen Jadi Tersangka Manipulasi Saham, Salah Satunya Komisaris Utama
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka! 1 Mantan Staf BEI

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Fondasi Bisnis Kuat, Hankook Tire Tatap Peluang Pertumbuhan di 2026
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Manajemen Semen Tonasa Pastikan Kepatuhan Vendor terhadap UMK
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Dividen BUMN Masuk ke Danantara, Setoran PNBP Awal 2026 Merosot
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Bank Mandiri (BMRI) Raup Laba Rp56,3 Triliun pada 2025
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
6 Jenis Makanan yang Baik untuk Meningkatkan Perkembangan Otak Anak
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.