Geger! 21 Karung Cacahan Uang Rupiah di Tempat Sampah Liar Bekasi, Diduga Asli

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Penemuan puluhan karung berisi cacahan uang rupiah di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kabupaten Bekasi menggegerkan warga. Polisi kini menyelidiki temuan 21 karung yang diduga berisi potongan uang kertas asli tersebut untuk mengungkap asal-usulnya.

Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah mengatakan petugas langsung mengamankan lokasi di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, setelah menerima laporan masyarakat yang diperkuat informasi viral di media sosial mengenai temuan karung berisi uang rupiah tercacah.

Baca Juga :
Detik-detik Kompol Edwin Tewas Tertimpa Pohon Besar Tumbang di Kalsel
KPK Sita Rp1 Miliar Lebih Usai OTT di Kantor Pajak di Banjarmasin

"Langkah ini kami ambil untuk mencegah penyalahgunaan material tersebut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,"    kata Usep di Cikarang, Rabu, 4 Februari 2026.

Heboh cacahan uang Rp100 ribu dan Rp50 ribu di TPS Cikarang
Photo :
  • ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sekitar 21 karung berisi potongan kertas yang diduga merupakan uang rupiah pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, dan Rp2 ribu. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami mengamankan lokasi dan barang bukti agar tidak menjadi konsumsi publik yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Sejumlah saksi telah diperiksa, termasuk pemilik lahan dan tiga pekerja pemilah sampah. Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi untuk menelusuri aktivitas pengelolaan sampah ilegal di kawasan tersebut.

Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Bank Indonesia guna memastikan status cacahan uang tersebut. "Kami juga telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk memastikan apakah cacahan tersebut merupakan uang asli, palsu, atau hanya limbah lain. Sebab, bagaimanapun juga, uang adalah dokumen negara yang harus diamankan," tegasnya

Juru Bicara Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dedi Kurniawan mengungkapkan hasil peninjauan awal menunjukkan bahwa cacahan tersebut merupakan uang rupiah asli. "Iya, itu cacahan uang asli," ujarnya.

Pihaknya kini bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup serta kepolisian untuk menelusuri asal-usul uang yang ditemukan di tempat sampah tersebut.

Sementara itu, pemilik lahan bernama Santo (65) mengaku tidak mengetahui material yang dibuang di lahannya merupakan potongan uang rupiah. Ia mengatakan material tersebut awalnya digunakan sebagai urugan untuk lahan pemilahan sampah.

"Awalnya saya memang butuh urugan, pak. Kalau harus pakai biaya sendiri saya enggak kuat. Jadi waktu ada yang buang, ya dimanfaatkan saja. Saya enggak tahu kalau itu potongan uang," kata Santo.

Baca Juga :
Misteri Polisi Tewas di Kebun Mamuju, Dugaan Penyebabnya Mengejutkan
Ray Dalio Peringatkan Dunia di Ambang Perang, Uang Jadi Senjata Mematikan
Rupiah Melemah meski PMI Manufaktur Januari 2026 Naik Imbas Tingginya Permintaan Pasar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BEI Terbitkan Aturan Free Float Bagi Calon Emiten, Intip Detailnya
• 39 menit laluviva.co.id
thumb
Kemensos Perkuat Mitigasi dan Penanganan Bencana di 2026
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Sulawesi Selatan Tampilkan Kriya Batu Alam dan Wastra Tenun Unggulan di INACRAFT 2026
• 3 jam laluterkini.id
thumb
Kementerian ESDM Targetkan 250 Ribu Rumah Terima Bantuan Listrik di 2026
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.