Seskab Teddy Ungkap Hasil Pertemuan Prabowo dengan Eks Menlu: BoP-Kebijakan LN

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Seskab, Letkol Teddy Indra Wijaya, mengungkap hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah eks Menlu di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (4/2) kemarin.

Teddy memaparkan, salah satu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah mengenai bergabungnya Indonesia ke Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dipimpin Presiden AS, Donald Trump.

"Mengenai Board of Peace: Keanggotaan bersifat tidak bersifat tetap. Indonesia sewaktu-waktu dapat menarik diri dari keanggotaan," kata Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip Kamis (5/2).

Selain itu, Teddy menyebut turut dibahas masalah iuran BoP senilai USD 1 miliar atau sekitar Rp 17 triliun. Iuran ini menurutnya tak wajib dibayarkan.

"Mengenai biaya USD 1 miliar, adalah untuk dana rekonstruksi Gaza, dan tidak bersifat wajib," ungkapnya.

Dalam BoP juga, Teddy menjelaskan, ada 7 negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam yang tergabung. Yakni, Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Pakistan.

"Para negara anggota boleh membayar atau tidak. Jika membayar maka akan menjadi anggota tetap. Namun bila tidak membayar, maka keanggotaan akan berlangsung selama 3 tahun," jelas Teddy.

"Saat ini, Indonesia belum membayar," lanjutnya.

Teddy menegaskan, keikusertaan Indonesia dalam organisasi tersebut merupakan upaya dalam mengurangi peperangan di Palestina.

"Keikutsertaan Indonesia merupakan langkah konkret untuk turut serta secara langsung dalam mengurangi peperangan di Palestina, dan bukan hanya sebatas ikut konferensi, rapat, diskusi, atau pertemuan resmi," paparnya.

Di sisi lain, dalam pertemuan dengan para eks Menlu tersebut, Teddy menambahkan, turut dibahas masalah kebijakan luar negeri.

"Presiden menjelaskan bahwa setiap diplomasi luar negeri yang beliau lakukan, selalu mengutamakan pencapaian yang konkret untuk bangsa Indonesia," ucap Teddy.

Beberapa capaian dari kebijakan luar negeri itu, di antaranya: bergabungnya Indonesia dengan BRICS; penetapan tarif dagang 0% di 27 negara Uni Eropa; kesepakatan pembangunan kampung haji di Arab Saudi; hingga penandatanganan perjanjian perdamaian Palestina yang diinisiasi AS.

Adapun beberapa tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain Marty Natalegawa, Retno Marsudi, Alwi Shihab, Dino Patti Djalal, Hasan Wirajuda, hingga tokoh pemikir Jusuf Wanandi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bentuk Satgas Saber Pangan, Pemerintah Tingkatkan Pengawasan Pangan Jelang Ramadan
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gubernur Sulsel: MYC Paket 2 Lakukan Pengukuran Topografi dan Pembersihan Lokasi di Takalar-Gowa
• 1 jam laluterkini.id
thumb
Ahli Ungkap Cara Pilih Telur yang Bagus, Kuncinya di Permukaan Cangkang
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Permintaan Emas Global Diprediksi Tetap Tinggi di 2026
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Inara Rusli Sudah Lakukan Segala Cara Rebut Anak dari Virgoun, Nihil Semua
• 19 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.