GenPI.co - Mensesneg Prasetyo Hadi meminta pemerintah daerah proaktif mengecek kondisi warga, menyusul ada siswa SD di NTT yang bunuh diri, karena ekonomi.
Prasetyo Hadi mengatakan pemda, termasuk kepala desa dan dusun, harus aktif memantau kondisi warganya.
“Kepala desa atau dusun, juga harus melaporkan, kalau ada warga yang belum tercatat menjadi penerima manfaat program pemerintah,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (5/2).
Politikus Partai Gerindra itu menekankan pemda wajib proaktif mengecek kondisi warganya, untuk menunjukkan negara hadir bagi warga miskin.
Dia berjanji pemerintahan Presiden Prabowo Subianto akan menyusun strategi pencegahan peristiwa itu terulang ke depannya.
Prasetyo mengaku sudah berkoordinasi dengan Mendagri Tito Karnavian, Mensos Saifullah Yusuf, dan Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
“Intervensi pemerintah harus menyentuh semua lapisan, terutama warga paling bawah. Jadi, peristiwa ini tidak terulang,” tuturnya.
Dia menyatakan peristiwa siswa SD di NTT itu, menjadi bahan evaluasi kebijakan penghapusan kemiskinan yan sedang berjalan.
“Itu bagian dari yang harus kami evaluasi total. Baik itu pendataan, laporan, hingga kepedulian sosial,” ucapnya.
Sebelumnya, seorang siswa SD berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, NTT, mengakhiri hidupnya dan meninggalkan surat kepada ibundanya.
Kepolisian setempat mengungkap hasil penyelidikan awal menyebut, peristiwa itu dipicu masalah ekonomi. (ant)
Jangan lewatkan video populer ini:



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493504/original/092305200_1770256345-WhatsApp_Image_2026-02-04_at_17.40.20__1_.jpeg)
