Polda Sumut: Operasi Toba 2026 tingkatkan kesadaran berlalu lintas

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Medan (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyatakan Operasi Keselamatan Toba 2026 meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam operasi tersebut, mengutamakan edukasi dan imbauan kepada pengguna jalan agar disiplin berlalu lintas," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Polisi Ferry Walintukan, di Medan, Kamis.

Ia melanjutkan karena tujuan utama Operasi Keselamatan Toba bukan hanya penindakan, tapi membangun kesadaran kolektif masyarakat agar keselamatan menjadi kebutuhan bersama.

Menurut dia, membangun kolektif kepada masyarakat dengan harapan kondisi berlalu lintas di Sumut menjadi aman dan tertib yang terus terjaga.

"Data sementara Operasi Keselamatan Toba 2026 menunjukkan tren yang sangat positif dengan upaya preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang dilakukan berjalan efektif," ucapnya.

Polda Sumut mencatat data sementara hingga hari ketiga pelaksanaan operasi, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan dengan kejadian kecelakaan dari 38 kasus pada 2025 menjadi 21 kasus pada 2026 atau turun sebesar 44,7 persen.

Penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 1.336 kasus, menurun 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya, tapi penindakan berbasis elektronik melalui sistem electronic traffic law enforcement mengalami peningkatan signifikan dari 77 kasus pada 2025 menjadi 242 kasus pada 2026.

"Hal itu menunjukkan optimalisasi penggunaan teknologi dalam penegakan hukum lalu lintas yang lebih transparan dan akuntabel," ucapnya.

Polda Sumut mengerahkan sebanyak 2.023 personel dalam Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dilaksanakan selama 14 hari, terhitung dari tanggal 2 sampai dengan 15 Februari 2026.

Dari 2.023 personel itu, terdiri 100 personel Polda Sumut dan 1.923 personel Kepolisian Resor jajaran yang tergabung dalam dukungan operasi di Sumut.

Kegiatan tersebut dilaksanakan mencakup sosialisasi keselamatan berlalu lintas, "safety riding" dan pengemudi, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, "ramp check" angkutan umum hingga penindakan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Adies Kadir Resmi Jadi Hakim MK, Ucap Sumpah di Hadapan Prabowo
• 1 jam lalumerahputih.com
thumb
BNN Buru Otak Pengedar 160 Kg Sabu di Aceh Jaringan Golden Triangle
• 4 jam laludetik.com
thumb
Bea Cukai Malang Tindak Jutaan Batang Rokok Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar dalam Karung Kompos
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Tragedi Bocah SD Meninggal di Ngada Buntut Tak Mampu Beli Buku Pensil, Gubernur NTT: Kita Gagal!
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Tanda Jasa bagi Reno Si Anjing K9 Polda Riau yang Gugur di Sumbar
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.