Liputan6.com, Jakarta - Dua komika berinisial DWN dan AAD, yang ikut tampil bersama Pandji Pragiwaksono dalam acara stand up comedy bertajuk Mens Rea, rencananya dipanggil polisi hari ini.
Advertisement
Diketahui, total ada enam laporan polisi berkaitan dengan Pandji Pragiwaksono yang diterima oleh Polda Metro Jaya. Seluruh laporan masih dalam tahap penyelidikan.
"Keduanya diperiksa diketahui berperan sebagai pembuka acara (opener) pada kegiatan Mens Rea," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Dia tak menepis, pemeriksaan kedua komika tersebut salah satunya akan membahas materi yang disampaikan di panggung.
"Pemeriksaan difokuskan pada klarifikasi penyelenggaraan acara, rangkaian kegiatan, serta materi yang disampaikan," ungkap Budi.
Sebelumnya, Komika Pandji Pragiwaksono akan dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangannya buntut materi stand up comedy Mens Rea.
"Iya undangan klarifikasi untuk Jumat 6 Februari 2026 jam 10," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (3/2/2026).
Pandji menekankan bahwa tujuan utamanya membuat pertunjukan murni komedi. Ia menegaskan bahwa desain utama dari Mens Rea adalah untuk memberikan hiburan kepada masyarakat luas. "Bagi saya itu adalah pertunjukan komedi, didesain untuk menghibur masyarakat," tegasnya.
Pandji mengakui sudah memprediksi adanya respons dari penonton, seiring kesuksesan Mens Rea yang sempat menduduki peringkat pertama trending di Netflix Indonesia. Namun ia tidak menyangka respons tersebut akan berujung pada polemik yang panas.
"Kalau akan menimbulkan respons sih tentu sudah diperkirakan. Tapi saya memperkirakannya responnya respon terhibur," ujarnya.



