Purbaya soal Pertumbuhan Ekonomi 2025: Masih Lebih Rendah dari Janji Saya

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal IV tahun 2025 sebesar 5,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 dan sebesar 5,11 persen sepanjang tahun 2025.

Purbaya mengakui pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tersebut lebih rendah dari yang dia proyeksikan dan janjikan.

“Ini lebih rendah dari perkiraan saya atau janji saya. Saya kan maunya 5,6 atau 5,7 atau di atas 5,5 lah. Tapi secara keseluruhan lumayan lah, kita sudah tumbuh 5,1 persen,” kata Purbaya ditemui di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banteng pada Kamis (5/2).

Adapun pada periode kuartal IV tahun 2025, ekonomi indonesia tumbuh 5,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Terkait pertumbuhan di kuartal IV, Purbaya tetap mengapresiasi hal itu.

“Sekarang udah 5,39 persen. Itu tertinggi dalam berapa tahun terakhir, loh di triwulan keempat mungkin (dalam) 4 tahun, 5 tahun terakhir. Jadi lumayan,” ujar Purbaya.

Menguatnya perekonomian Indonesia pada kuartal IV menurut Purbaya juga utamanya disebabkan oleh adanya injeksi likuiditas ke sistem keuangan. Adapun pada 2025 lalu, Purbaya mengucurkan likuiditas sebesar Rp 200 triliun ke lima bank Himbara.

“Utamanya dipicu oleh injeksi uang ke sistem. Walaupun habis itu hilang, tapi optimisnya, optimismenya masih ada di ekonomi. Sehingga ekonominya bisa tumbuh lebih cepat dari sebelumnya walaupun tidak ke level yang saya inginkan. Belum ke level yang saya inginkan,” kata Purbaya.

Dengan angka pertumbuhan tahunan dan kuartal IV tersebut, Purbaya menilai memang masih ada mesin ekonomi yang belum jalan. Namun begitu, ia berharap mesin tersebut mulai berjalan lebih baik tahun ini.

Hal ini akan dilakukan dengan berbagai cara mulai dari memastikan belanja kementerian/lembaga (K/L) sampai mengatasi hambatan investasi, perizinan dan regulasi melalui Satgas Debottlenecking.

“Kita pastikan mesin fiskal dan domestik berjalan. Daya beli masyarakat membaik. Untuk fiskal, saya belanjakan tepat waktu di awal tahun semuanya. Kita akan monitor belanja kementerian lembaga,” ujar Purbaya

“Saya pastikan juga uang di sistem cukup dengan kerja sama dengan bank sentral untuk memastikan masyarakat bisa belanja dan ada dorongan dari orang yang punya uang untuk belanja di sistem. Kita akan memperbaiki daya beli juga,” lanjutnya.

Adapun untuk tahun 2026 secara tahun penuh, Purbaya menarget pertumbuhan ekonomi bisa mendekati 6 persen.

“Kalau target APBN kan cuma 5,4 persen. Wah, itu tercapai dan mungkin lebih. Saya ingin mendorong kalau bisa ke arah 6 persen itu akan perlu kerja yang lebih keras lagi.

Dan peluangnya masih terbuka. Jadi Anda nggak usah khawatir,” kata Purbaya dengan optimis.

Pastikan Tak Ada Efisiensi Anggaran

Ke depan, Purbaya juga memastikan tak akan ada efisiensi anggaran seperti yang pernah dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu. Justru, ia mendorong belanja K/L lebih cepat.

“Nggak ada (efisiensi). Ada saya gebuk-gebuk biar mereka semua belanja lebih cepat di triwulan pertama, triwulan kedua tahun ini,” ujarnya.

Adapun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), Purbaya berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan. Jika serapannya tak efisien maka anggaran lebihnya akan dipindahkan.

“Kan tahun lalu cuma Rp 71 Triliun kurang ya, yang terserap kurang dari itu. Kalau dua kali lipat kira-kira nggak sampai Rp 335 triliun. Jadi kita akan lihat mana yang bisa dibuat lebih efisien. Nanti kita pindahkan ke tempat lain kalau memang bisa dipindahkan,” kata Purbaya.

“Tapi tujuannya bukan menghambat program MBG, tapi menurunkan ke arah yang lebih efisien. Minggu depan saya lihat. Line per line programnya seperti apa dari MBG,” katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Akui Belum Tepati Janji: Ekonomi 5,39% Sudah Lumayan!
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Peneliti Berpendapat Atasan Langsung Pelaku Korupsi Harus Ikut Bertanggung Jawab
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Alasan Pengacara Sibuk Bikin Bahar bin Smith Absen Pemeriksaan
• 8 jam laludetik.com
thumb
KPK Tangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin dalam OTT Terkait Restitusi Pajak
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
IHSG Sesi I Melemah Tipis 0,06 Persen ke Level 8.141
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.