GenPI.co - Pemilik lahan TPS liar Santo (65) asal Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Bekasi, mengaku tidak mengetahui material yang dibuang di lahannya itu adalah cacahan uang rupiah.
Santo menjelaskan material tersebut dimanfaatkan untuk menguruk lahan yang digunakan sebagai tempat pemilahan sampah.
"Awalnya saya memang butuh urukan, Pak. Kalau harus pakai biaya sendiri saya enggak kuat. Jadi, waktu ada yang buang, ya dimanfaatkan saja. Saya enggak tahu kalau itu potongan uang," ujar Santo, dikutip Kamis (5/2).
Santo membeberkan cacahan uang itu dibuang oleh seseorang berinisial KS menggunakan mobil dump truck sejak 6 bulan terakhir.
Dia mengungkapkan pembuangan cacahan uang di Bekasi ini bukan dilakukan setiap hari, melainkan sewaktu-waktu.
"Setelah kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial, aktivitas pembuangan di lahan saya telah dihentikan. Sekarang tutup, kalau memang ada barang tidak diperbolehkan ya kami tutup," terang dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Bekasi dibuat geger oleh temuan diduga cacahan uang rupiah kertas yang berserakan di tempat pembuangan sampah liar di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu.
Temuan potongan uang kertas ini direkam video yang kemudian viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat cacahan kertas diduga uang dibuang di TPA liar tak jauh dari perbatasan Bekasi, Jawa Barat.
“Diduga seperti cacahan uang rupiah kertas terlihat ditempat pembuangan sampah liar yang berada di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, kabupaten Bekasi, Rabu 28 Januari 2026,” tulis akun Instagram @sahabatpedulilingkungan.(ant)
Kalian wajib tonton video yang satu ini:





