Kemensos Selidiki Kelalaian Pendamping PKH Tak Berikan Bansos untuk Keluarga Bocah Bunuh Diri di NTT

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Keluarga bocah YBS (10) siswa SD di Kabupaten Ngada, NTT yang tewas gantung diri rupanya tak pernah menerima bantuan sosial (bansos). Hal ini disebabkan data kependudukan keluarga korban yang merupakan penduduk pindahan dari Kabupaten Nagekeo.

Merespons hal itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, mengatakan pihaknya tengah melakukan investigasi terhadap tim pendata dari program keluarga harapan (PKH). Nantinya, setelah hasil investigasi keluar, maka Kementerian Sosial bisa mempertimbangkan sanksi terhadap yang bersangkutan jika terbukti lalai.

Advertisement

BACA JUGA: Mensos Soroti Kasus Siswa SD Gantung Diri karena Tak Mampu Beli Pulpen dan Buku

“Terus terang kita juga evaluasi petugas petugas kita di lapangan pendamping PKH kita evaluasi dan hasil evaluasi kita jadikan bahan pertimbangan untuk memberikan sanksi satu, sanksi dua, peringatan dan pada akhirnya juga akan kita jadikan pertimbangan untuk memberhentikan,” kata Gus Ipul kepada awak media di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Gus Ipul mencatat, berdasarkan catatan tahun 2025, sebanyak 500 orang pendamping PKH mendapat peringatan 1 dan 49 di antaranya diberhentikan karena dianggap lalai. Banyak alasan, lalai dalam bekerja, membohongi keluarga penerima manfaat dan hal lainnya.

“Kita lihat di lapangan, kita juga akan terus koordinasi dengan pemerintah daerah, maka dari itu kita mengajak kepada pemerintah daerah untuk melibatkan seluruh perangkatnya khususnya di tingkat desa dan kelurahan bagaimana operator data di tingkat desa, tingkat kelurahan, RT RW dan tokoh setempat bisa memberi data yang valid tentang mereka. Kita akan melihat sebetulnya jika ada orang tidak terdata, kekeliruannya dimana dengan mekanisme yang kita buat nanti akan kelihatan itulah upaya kita saat ini,” jelas Gus Ipul.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lonjakan Beruntun Imlek–Ramadan: Cara Maskapai Bertahan di Tengah Tekanan Berlapis
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Kemenhut Cabut Izin Bandung Zoo, Begini Nasib Para Satwanya
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Cacahan Uang Rupiah Ditemukan di TPS Liar Bekasi, Akankah Pemilik Lahan Dipidana?
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Kemarin, penerimaan negara Rp172,7 triliun hingga soal BUMN dipangkas
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
HNW Minta BPKH Pastikan Keamanan Dana Haji di Tengah Gejolak Pasar
• 20 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.