Shireen Sungkar Perkenalkan Luminaire, Busana Anggun untuk Ramadan 2026

eranasional.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM –  Aktris sekaligus desainer busana muslim, Shireen Sungkar, resmi memperkenalkan koleksi terbarunya bertajuk Luminaire sebagai rangkaian penyambutan bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 2026. Koleksi ini dirancang sebagai refleksi makna spiritual Ramadan, yang identik dengan cahaya, pembaruan diri, serta perjalanan menuju kemenangan batin.

Melalui label Shi by Shireen Sungkar, Luminaire hadir dengan konsep yang menitikberatkan pada cahaya yang bersumber dari dalam diri. Cahaya tersebut dimaknai sebagai ketenangan, keikhlasan, dan kebahagiaan yang tumbuh selama Ramadan hingga memuncak pada perayaan Idul Fitri.

Shireen Sungkar menjelaskan bahwa pemilihan nama Luminaire bukan tanpa alasan. Ia ingin menghadirkan filosofi bahwa setiap individu, khususnya perempuan, memiliki cahaya batin yang layak untuk dipancarkan.

“Luminaire itu artinya cahaya. Aku ingin koleksi ini menggambarkan cahaya yang muncul dari dalam diri, terutama di momen Ramadan dan Idul Fitri, saat kita merasa seperti terlahir kembali secara emosional dan spiritual,” ujar Shireen.

Melalui Luminaire, Shireen berharap busana tidak hanya menjadi pelengkap penampilan, tetapi juga medium untuk membangun rasa percaya diri. Ia ingin setiap perempuan merasa nyaman, cantik, dan berani mengekspresikan versi terbaik dari dirinya saat merayakan hari raya.

“Aku ingin setiap orang merasa cahayanya terpancar dan merasa cantik,” katanya.

Menurut Shireen, momen Idul Fitri memang kerap menjadi waktu istimewa bagi perempuan untuk tampil lebih maksimal. Selain sebagai perayaan kemenangan setelah sebulan berpuasa, Lebaran juga menjadi ajang silaturahmi dengan keluarga besar dan kerabat yang jarang ditemui.

“Perempuan itu senang mencari sesuatu yang lebih ‘pol’ saat Idul Fitri. Karena kita sedang happy, ketemu saudara, keluarga besar yang mungkin setahun sekali atau dua kali baru bertemu,” tuturnya.

Secara desain, koleksi Luminaire menampilkan karakter khas Shi by Shireen Sungkar yang feminin dan elegan. Potongan busana dibuat ringan dengan siluet mengalir, menciptakan kesan anggun dan nyaman dikenakan sepanjang hari.

Konsep cahaya diterjemahkan ke dalam detail desain berupa layering lembut, permainan tekstur, serta pola yang memberikan efek ringan dan bercahaya saat dikenakan. Shireen juga tetap mempertahankan sentuhan bordir khas yang selama ini menjadi ciri kuat labelnya, menghadirkan nuansa romantis tanpa terkesan berlebihan.

Palet warna yang dihadirkan pun dirancang agar mudah dipadupadankan, sehingga koleksi ini bisa dikenakan untuk berbagai agenda, mulai dari buka puasa bersama, salat Id, hingga silaturahmi keluarga.

Dalam menyikapi tren warna tahun 2026, Shireen memilih pendekatan yang seimbang antara tren dan kenyamanan. Ia memadukan nuansa pastel yang lembut dengan aksen burgundy, warna yang dinilai mampu memberikan kesan hangat, elegan, sekaligus modern.

“Pastel tetap jadi favorit karena lembut dan mudah dipakai, tapi aku tambahkan burgundy supaya koleksinya tetap relevan dengan tren dan terlihat lebih ‘hidup’,” jelas Shireen.

Menurutnya, pemilihan warna yang tepat sangat penting agar busana Lebaran bisa dikenakan oleh berbagai usia dan karakter, tanpa menghilangkan identitas pemakainya.

Koleksi Luminaire resmi diperkenalkan kepada publik dalam ajang Ramadan Show 2026 bertema LEGACY, yang digelar di The Hall, Senayan City, Jakarta, pada Sabtu (31/1/2026). Tema LEGACY dipilih sebagai kelanjutan dari konsep spiritual yang selama ini konsisten diusung oleh Shireen dalam setiap koleksinya.

Melalui tema LEGACY, Shireen ingin menekankan pentingnya nilai-nilai kebaikan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Tidak hanya dalam konteks busana, tetapi juga dalam sikap, makna hidup, dan cara memaknai Ramadan serta Idul Fitri.

“Ramadan itu bukan hanya tentang satu bulan, tapi tentang kebiasaan baik yang kita bangun dan semoga bisa terus berlanjut,” ungkap Shireen.

Dengan Luminaire, Shireen Sungkar kembali menegaskan posisinya sebagai desainer yang tidak hanya fokus pada estetika, tetapi juga pada makna di balik setiap rancangan. Koleksi ini diharapkan bisa menjadi pilihan busana yang bukan hanya indah secara visual, tetapi juga relevan secara emosional dan spiritual.

Koleksi Luminaire sekaligus menjadi pengingat bahwa di momen Ramadan dan Idul Fitri, setiap orang memiliki cahaya dalam dirinya masing-masing—dan busana bisa menjadi salah satu cara untuk memancarkannya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah: Kepentingan Nasional Tak Dikorbankan dalam Kebijakan Luar Negeri
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Resmob Polsek Panakukkang Ringkus Pelaku Pembunuhan yang Kabur ke Papua
• 4 jam lalueranasional.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jakarta 5 Februari 2026: Pagi Cerah Berawan, Siang Hari Bakal Diguyur Hujan
• 16 jam lalumerahputih.com
thumb
Industri Manufaktur hingga Perdagangan Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi 2025
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Sekjen ASEAN: Perangi Online Scam Butuh Pendekatan Menyeluruh
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.