Satgas Saber Siap Berantas Praktik Penimbunan dan Permainan Harga Pangan Jelang Imlek-Idulfitri

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah mengerahkan Satgas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menjelang HBKN Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 2026.

Satgas Saber Siap Berantas Praktik Penimbunan dan Permainan Harga Pangan Jelang Imlek-Idulfitri. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Pemerintah mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek, Ramadan, dan Idulfitri 2026.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman, cukup, dan harga terkendali. Sekaligus mencegah praktik penimbunan serta permainan harga di pasar.

Baca Juga:
Pemerintah Jamin Stok dan Harga Pangan Stabil Menjelang Ramadan 2026

Kabareskrim Polri sekaligus Ketua Pengarah Satgas Saber Komjen Syahardiantono menegaskan, satgas bertujuan untuk mencegah periode rawan lonjakan harga dan potensi pelanggaran distribusi pangan.

“Tujuan utama Satgas Saber ini adalah melindungi masyarakat, menjaga keamanan dan mutu pangan menjelang HBKN. Penegakan hukum dilakukan sebagai langkah terakhir, namun tetap tegas apabila ditemukan pelanggaran serius,” ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga:
Bulog Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Pangan Terjaga Jelang Ramadan 2026

Satgas Saber dibentuk untuk mengawal kebijakan harga pangan, menjaga keamanan dan mutu pangan, serta memastikan distribusi berjalan lancar dari hulu ke hilir. 

Baca Juga:
Airlangga Yakin Inflasi 2026 Terkendali Berkat Rantai Pasok Pangan Terjaga

Pengawasan dilakukan serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, mencakup seluruh rantai pasok mulai dari produsen, distributor, hingga pedagang eceran dan ritel modern. 

Komoditas yang menjadi fokus pengawasan antara lain beras, jagung, kedelai, daging sapi dan kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng, serta gula konsumsi.

Menurutnya, pengawasan akan dilaksanakan secara berlapis dengan pendekatan preemtif, preventif, dan represif yang humanis serta proporsional. 

"Satgas juga akan bersinergi dengan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk memastikan kebijakan harga pangan dijalankan secara konsisten di lapangan," ujarnya. 

Satgas Saber 2026 merupakan kelanjutan dari Satgas Pengendalian Harga Beras 2025 yang terbukti efektif menekan pelanggaran harga melalui pemantauan masif di pasar-pasar tradisional dan modern.

Selain pengawasan langsung, Satgas Saber juga membuka kanal pengaduan masyarakat untuk menampung laporan terkait dugaan pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan.

(Dhera Arizona) 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ratusan Jabatan Desa di Pati Kosong, KPK Selidiki Pola Pemerasan Terkait OTT Bupati Nonaktif Sudewo
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Presiden Prabowo Beberkan Arah Politik Luar Negeri RI saat Temui Eks Menlu dan Akademisi
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Heboh Logo NU Diedit Mirip Simbol Yahudi, Polisi Turun Tangan
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Purbaya Akui Belum Tepati Janji: Ekonomi 5,39% Sudah Lumayan!
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Penampakan Kepala Kantor Pajak Banjarmasin Mulyono Kenakan Rompi Tahanan KPK
• 30 menit lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.