Simak Lagi Sejarah Tokopedia dari Startup Unicorn, Merger Goto Sampai Diakuisisi TikTok

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Baru-baru ini muncul kabar bahwa aplikasi lokapasar (marketplace) Tokopedia akan tutup, digantikan secara penuh oleh TikTok Shop dalam platform tersendiri.

Sebagai pengingat, platform belanja daring (e-commerce) yang identik dengan warna hijau itu lahir pada 6 Februari 2009, didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison.

Tokopedia tampil mencolok sebagai perusahaan rintisan (startup) lokal besar sejak disuntik Softbank dan Sequoia Capital mencapai US$100 juta pada 2014, bahkan menjadi portofolio pertama kedua investor global itu di kawasan Asia Tenggara.

Itulah yang menyebabkan mereka mampu menjadi pelopor instant delivery dengan perusahaan transportasi daring. Status sebagai startup unicorn pun berada di tangan, apalagi setelah mendapat kucuran US$1,1 miliar dari Grup Alibaba pada 2017.

Pada 17 Mei 2021, Tokopedia melakukan langkah korporasi besar dengan bergabung bersama super-app Gojek, membentuk entitas gabungan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) alias GoTo. 

Gabungan ini menyatukan lokapasar Tokopedia dengan layanan ride-hailing, pengantaran makanan, dan layanan finansial yang dimiliki oleh Gojek, menciptakan ekosistem layanan digital terpadu dengan basis lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan. 

Baca Juga

  • Untung-Rugi TikTok Pertahankan Tokopedia di Indonesia
  • Pedagang Mengaku Kesulitan Berjualan di Tokopedia Sejak Ada TikTok Shop
  • Keluhan Pedagang Online di Tengah Isu Integrasi Tokopedia-TikTok Shop

Perjalanan Tokopedia berikutnya dibentuk oleh perubahan besar pada akhir 2023. TikTok, platform video sosial global di bawah payung ByteDance, mengumumkan investasi strategis senilai lebih dari US$1,5 miliar untuk mengakuisisi 75,01% saham Tokopedia, dengan sisanya tetap dipegang oleh GoTo. 

Kala itu, regulator di Indonesia memainkan peran penting sebagai latar belakang aksi ini. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memberikan persetujuan bersyarat terhadap akuisisi TikTok atas Tokopedia, dengan sejumlah ketentuan untuk menjaga persaingan usaha yang sehat, termasuk menjamin keterbukaan sistem pembayaran dan logistik serta mencegah praktik harga predator di pasar.

Seiring dengan finalisasi kesepakatan dan progres integrasi sistem antara Tokopedia dan TikTok Shop yang mencapai tahap lanjut, Tokopedia kini menjalankan operasi e-commerce yang didukung full stack oleh teknologi TikTok sekaligus tetap menjadi bagian dari ekosistem GoTo, meskipun GoTo tidak lagi memegang saham mayoritas. 

Alhasil, bergabungnya kedua kekuatan bertujuan untuk kolaborasi antara lokalitas dan jaringan Tokopedia, dengan kemampuan teknologi media sosial TikTok, khususnya dalam mendorong pertumbuhan TikTok Shop di Indonesia. 

Investasi TikTok ini juga menjadi sarana kembali masuknya TikTok Shop ke pasar Indonesia setelah fitur lokapasar TikTok itu sempat dihentikan pada Oktober 2023, karena aturan yang melarang fitur perdagangan elektronik langsung di dalam aplikasi sosial media tanpa pemisahan sistem back-end

Kemitraan mereka pun memungkinkan back-end sistem belanja, pembayaran, dan penyelesaian transaksi dialihkan ke sistem Tokopedia sesuai ketentuan regulasi, sambil mempertahankan pengalaman belanja yang terintegrasi di kedua platform. 

Terkini, William masih tercatat sebagai salah satu pemilik saham GoTo. Sementara itu, Leontinus sekarang menjadi Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sambut Imlek hingga Ramadhan 2026, Hotel Chanti Semarang Tawarkan Menu Spesial
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenkes Dorong Pemenuhan Gizi Seimbang Lewat Pangan Lokal
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
BRI Super League: Van Gastel Pastikan Jop van der Avert Absen pada Laga PSIM Vs Persis di Derbi Mataram
• 3 jam lalubola.com
thumb
OJK Harap Calon Emiten Bisa Sesuaikan Free Float Ikuti Aturan Baru
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Adies Kadir Enggan Tanggapi Kritik Publik soal Proses Cepat Dirinya Dipilih Jadi Hakim Konstitusi
• 29 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.