Polda Metro Ungkap Motif Pelaku Ledakan SMAN 72, Alami Tekanan Sosial Sejak Sekolah

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya menyampaikan hasil pemeriksaan pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang sempat geger pada penghujung tahun lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan motif pelaku melancarkan aksinya karena dikucilkan dan menjadi bahan ejekan rekan-rekannya.

Dia menjelaskan, pelaku merasa direndahkan karena bergaul dengan perempuan. Situasi itu pun berlanjut hingga jenjang SMA.

"Anak menerangkan bahwa sejak SMP kerap menjadi bahan ejekan, termasuk dipanggil dengan sebutan yang merendahkan karena lebih sering bergaul dengan teman perempuan, dan situasi serupa berlanjut saat SMA," ujar Budi saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).

Berdasarkan perlakuan itu, pelaku kemudian merasa tertekan dan marah, sehingga ingin melampiaskan kekesalannya dengan aksi pengeboman di sekolahnya.

"Atas dasar itu, anak mengaku kemudian memutuskan untuk melakukan aksi pemboman di sekolah," pungkasnya.

Baca Juga

  • Polda Metro Jaya Bakal Periksa Pandji Terkait Mens Rea Jumat Pekan Ini
  • Polda Metro Gelar Operasi Keselamatan, Ini 9 Jenis Pelanggaran yang Ditindak
  • Polda Metro Pastikan Bhabinkamtibmas Tidak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus yang Viral

Sekadar informasi, kasus ledakan ini terjadi di SMAN 72 Jakarta Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025) sekitar 12.15 WIB. Saat olah TKP, petugas kepolisian telah menemukan ada tujuh peledak, empat di antaranya telah meledak.

Adapun, pelaku merupakan pelajar di SMAN 72 Jakarta. Dia dikenal sebagai orang tertutup dan menyukai konten kekerasan ekstrem di internet.

Selain itu, dalam melancarkan aksinya tersebut, pelaku terinspirasi dari enam tokoh pelaku pembunuhan atau kekerasan ekstrem di belahan dunia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Tidak Tetap, Bisa Sewaktu-waktu Tarik Diri
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Adies Kadir Jadi Hakim Baru MK, Pakar Harap Putusan Bebas Kepentingan Politik
• 8 jam laludetik.com
thumb
KPK Ungkap Pemufakatan Loloskan Barang Impor KW di Balik Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Target Juara Umum, Pramono Unggulkan Infrastruktur Sport Science Jakarta
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Virus Nipah: Mengapa Perlu Waspada?
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.