Langka! Api Abadi Mrapen di Grobogan Padam, Apa Sebabnya?

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Api Abadi Mrapen di Wisata Api Abadi Mrapen, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan padam selama dua pekan terakhir. Sejak akhir Januari hingga awal Februari 2026, Api Abadi Mrapen padam total lantaran lubang pipa tertutup Lumpur.

Kejadian ini sontak menjadi perhatian publik di jagat sosial media. Ahmad Rofiqi staf pengelola tempat wisata api Abadi Mrapen menjelaskan bahwa pipa penyuplai gas alam tersumbat Lumpur.

Baca Juga :
Transisi Energi ke Net Zero tak Bisa Instan, Pakar Sarankan Indonesia Gunakan Gas Alam Dulu
Polisi Selidiki Kasus Siswa SMP Grobogan yang Dikroyok di Ruang Kelas hingga Tewas, Diduga Sering Dibully Teman Sekelas

Hal ini diketahui Usai Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah melakukan penelitian di Api Abadi Mrapen yang terletak di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, pekan ini.

"Pipa penyuplai gas alam tertutup lumpur. Jadi lubang lama Api Abadi Mrapen tidak bisa mengeluarkan gas. Petugas sudah melakukan penelitian dan mendapati lubang tidak keluar gas sehingga api pun padam," kata Ahmad Rofiki, Kamis, 5 Februari 2026.

Usai diketahui lubang gas tersumbat lumpur, petugas pun melakukan penelusuran terkait dua titik pengeboran gas alam yang baru untuk menyuplai gas ke lubang lama.

Setelah sudah melakukan penelusuran dan melakukan perbaikan, gas saat ini sudah mulai keluar. Namun masih kecil sehingga belum bisa stabil menyalakan api seperti sebelumnya.

"Sekarang sudah ada gas yang keluar dari lubang lama. Tapi karena masih kecil jadi belum bisa menyala. Kemungkinan minggu ini atau Minggu depan sudah bisa menyala normal seperti sebelumnya," lanjutnya.

Sementara itu menurut warga yang hendak mendatangi lokasi wisata Api Abadi Mrapen pun sedikit kecewa. Terlebih karena tidak bisa menyaksikan api yang membara meski diterjang angin maupun hujan.
 
Keunikan tersebut membuat dirinya rindu akan tempat Wisata Api Abadi Mrapen ini. 

"Ya kecewa tapi tidak apa, nanti kalau menyala kembali ke sana. Hampir setiap tahun main atau mampir. Soalnya dulu sekolah di SMA Negeri Mrapen sebelah lokasi wisata. Ya ada rindu tersendiri di sini (lokasi wisata)," ujar Dewi R (35) wisatawan yang hendak mengunjungi tempat wisata.

Hingga hari ini Kamis, petugas dari BKSDA dan dinas terkait masih melakukan penelitian agar gas keluar guna menyalakan api.

Baca Juga :
Listrik di Aceh Padam 3 Hari Padahal Surplus 399 Megawatt, Ini Penjelasan PLN
Tangani Tanggul Jebol di Grobogan, Begini Cara Menteri Dody Cegah Kejadian Terulang
Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Alami Keterlambatan Imbas Listrik Bali Padam

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamensos Agus Jabo Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov Sulsel Hormati Aspirasi Pemekaran Luwu Raya, Pastikan Pembangunan Tetap Berjalan
• 54 menit laluterkini.id
thumb
BCA (BBCA) Targetkan KPR Capai 7% Sepanjang 2026
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mentan Sebut Produksi dan Stok Pangan Aman di Tengah Dinamika Cuaca
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Izin Pengelola Kebun Binatang Bandung Dicabut, Kemenhut Pastikan Lindungi Satwa
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.