Adik Keisya Levronka, Lexi Valleno Havlenda, sempat mengalami insiden saat berada di lingkungan kampus Universitas Tarumanagara. Lexi jatuh dari lantai 6 saat menjalani kegiatan di kampus.
Hal ini diungkap oleh ibunda Keisya, Levi Leonita Davies, melalui akun Instagram pribadinya. Levi mengatakan bahwa putranya yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Hukum Pecinta Alam sempat mengikuti kegiatan latihan caving di kampus dan terjatuh setelah pengaitnya lepas.
Namun, Lexi diduga mendapatkan penanganan pertama yang salah saat dibawa ke RS. Hingga kini, Levi menyebut belum ada pertanggungjawaban dari Untar. Kampus dan organisasi diduga saling melempar tanggung jawab terkait insiden itu.
"Bayangkan anak saya yang jatuh dari Iantai 6 gedung kampus dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan (taxi online) dan ditidurkan lagi di taxi online," ujar Levi.
UNTAR MenjawabTerkait insiden yang dialami oleh adik Keisya, pihak Universitas Tarumanagara akhirnya buka suara.
Dalam keterangan resminya, pihak Untar mengatakan bahwa kegiatan dilakukan pada hari libur nasional, dan tanpa memiliki izin berkegiatan dari universitas.
"Pada hari tersebut, operasional kampus tidak berlangsung sebagaimana biasanya, termasuk keterbatasan layanan fasilitas penanganan darurat. Pihak keamanan kampus pada saat itu telah melarang pelaksanaan kegiatan, namun larangan tersebut tidak diindahkan sehingga latihan tetap dilaksanakan," ujar pihak Humas Universitas Tarumanagara.
Pihak Untar mengaku telah melakukan komunikasi bersama pihak keluarga serta menawarkan dukungan kemanusiaan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan dukungan akademik.
Mereka mengatakan bahwa dalam proses dialog bersama keluarga, Untar menyampaikan kesediaan untuk memberikan bantuan secara proporsional.
"Namun, hingga saat ini belum tercapai kesepakatan karena belum adanya titik temu dari kedua pihak terkait permintaan keluarga dan cakupan dukungan yang dapat dipenuhi Untar," katanya.
"Untar menyesalkan terjadinya musibah ini dan terus berkomitmen memperkuat pembinaan serta pengawasan kegiatan kemahasiswaan agar seluruh aktivitas dapat berlangsung sesuai prosedur keselamatan, demi mencegah kejadian serupa terulang," lanjut pihak Untar.
Pihak Untar juga menyampaikan rasa prihatin dan simpati yang mendalam kepada mahasiswa yang bersangkutan, Lexi Valleno Havlenda, serta keluarga atas musibah kecelakaan yang terjadi.
"Peristiwa ini menjadi perhatian universitas dan segenap sivitas akademika Untar turut mendoakan masa pemulihannya. Untar berharap agar seluruh pihak dapat menyikapi persoalan ini secara bijaksana dan memberikan ruang bagi proses yang sedang berjalan, sehingga informasi dapat dipahami secara menyeluruh dan objektif," pungkasnya.




