jpnn.com, PEKALONGAN - Pegawai Bea Cukai Tegal berdonasi untuk membantu warga terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan.
Melalui kegiatan Bea Cukai Peduli pada Selasa (27/1), donasi tersebut disalurkan dalam bentuk bantuan paket sembako.
BACA JUGA: Tingkatkan Pengawasan di Berbagai Daerah, Bea Cukai Perkuat Sinergi Lintas Instansi
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pekalongan sebagai bagian dari upaya mendukung kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan.
Bantuan tersebut difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang masih terdampak banjir dan berada di sejumlah titik pengungsian.
BACA JUGA: Terbitkan NPPBKC, Bea Cukai Malang Dukung Legalitas & Kepastian Usaha Pabrik Rokok Ini
Penyerahan bantuan dilakukan secara sederhana dan terkoordinasi melalui BPBD setempat agar distribusi dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pekalongan, banjir yang melanda wilayah tersebut berdampak pada 29 desa di enam kecamatan.
BACA JUGA: Tindaklanjuti Aduan Masyarakat, Bea Cukai Sita 8.100 Batang Rokok Ilegal di Pangkalpinang
Hingga saat penyaluran bantuan berlangsung, jumlah warga yang mengungsi tercatat mencapai 1.874 jiwa.
Kondisi di beberapa wilayah masih menunjukkan genangan air dan keterbatasan akses, sementara sebagian warga mulai melakukan pembersihan rumah dan lingkungan secara bertahap.
Kepala Bea Cukai Tegal Yudiyarto menyampaikan harapannya agar bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir.
“Melalui kegiatan Bea Cukai Peduli ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit mengurangi kesulitan masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Kami turut berdoa agar kondisi segera pulih dan aktivitas masyarakat dapat kembali normal,” ujarnya.
Di lapangan, penyaluran bantuan difokuskan pada kebutuhan pokok yang dinilai mendesak bagi warga di pengungsian.
Koordinasi dengan BPBD dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan sesuai prioritas kebutuhan serta kondisi wilayah terdampak.
Warga di beberapa desa dilaporkan masih membutuhkan dukungan logistik sembari menunggu surutnya genangan dan perbaikan fasilitas umum.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabanjir yang masih berlangsung.
Seiring dengan upaya penanganan yang dilakukan berbagai pihak, warga terdampak berupaya menata kembali aktivitas sehari-hari secara bertahap sambil menunggu kondisi lingkungan kembali normal. (mrk/jpnn)
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi



