Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp149.000 Hari Ini Jumat (6/2)

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Harga buyback emas Antam kembali anjlok pada sesi Jumat (6/2/2026).

Berdasarkan data Logam Mulia Jumat (6/2/2026), harga buyback emas Antam turun Rp149.000 ke Rp2.571.000. Posisi itu menjauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di Rp2.989.000 pada Januari 2026.

Sebagaimana diketahui, harga buyback emas Antam merupakan acuan pembelian kembali oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) berdasarkan ukuran 1 gram.

Buyback emas merupakan transaksi menjual kembali emas, baik dalam bentuk logam mulia, logam batangan, maupun perhiasan. Biasanya, harga yang dibanderol lebih rendah dari harga jual saat itu.

Kendati demikian, buyback emas masih bisa mendatangkan keuntungan apabila terdapat selisih besar antara harga jual dan harga buyback.

Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP). Adapun, PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Baca Juga

  • Harga Emas UBS & Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini Jumat 6 Februari 2026
  • Harga Emas Antam Hari Ini (6/2) Naik Tipis di Pegadaian, Per Gram Rp3,25 Juta
  • Harga Buyback Emas Galeri 24 & UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat 6 Februari 2026

Adapun, harga buyback emas Antam mengikuti pergerakan mahar logam mulia di pasar global.

Diberitakan Bisnis sebelumnya, harga emas spot naik hingga 1,2% pada perdagangan awal, setelah memulihkan sebagian kerugian selama dua sesi sebelumnya menyusul penurunan tajam.

Harga emas di pasar spot naik 1,2% ke level US$5.022,61 per ounce pada pukul 7.50 pagi waktu Singapura. Sementara, perak juga naik 2,3% ke level US$90,20.

Pada penutupan perdagangan hari Rabu, harga logam mulia tersebut turun 11% dari level tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada 29 Januari 2026, tetapi masih naik 15% untuk tahun ini. Perak juga naik, melampaui US$90 per ons.

Harga logam mulia melonjak pada bulan lalu dalam reli yang didukung oleh momentum spekulatif, gejolak geopolitik, dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve.

Lonjakan tersebut tiba-tiba terhenti pada akhir pekan kemarin, dengan perak mengalami penurunan harian terbesar sepanjang masa pada hari Jumat dan emas anjlok paling parah sejak 2013.

Namun, banyak investor dan analis percaya bahwa fundamental yang mendorong harga emas batangan ke rekor tertinggi tetap utuh. Fidelity Fund, yang menjual sebagian besar kepemilikan emasnya beberapa hari sebelum penurunan tersebut, sedang mengamati peluang untuk membeli kembali, kata manajer portofolio George Efstathopoulos kepada Bloomberg News.

Banyak bank global telah mendukung pemulihan harga emas, dengan Deutsche Bank AG mengatakan pada hari Senin bahwa mereka tetap mempertahankan perkiraan harga emas batangan untuk naik menjadi US$6.000 per ons. Goldman Sachs Group Inc. mengatakan dalam sebuah catatan bahwa mereka melihat risiko kenaikan yang signifikan terhadap perkiraan akhir tahun mereka sebesar US$5.400.

Para pedagang kini mengalihkan perhatian mereka ke arah kebijakan Kevin Warsh, yang dinominasikan oleh Presiden AS Donald Trump untuk menjadi ketua Fed berikutnya.

Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa dia tidak akan menominasikan Warsh jika dia menyatakan keinginan untuk menaikkan suku bunga. Lingkungan suku bunga yang lebih rendah merupakan pendorong bagi logam mulia, yang tidak memberikan bunga.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Astra gandeng indieguerillas percantik Stasiun MRT Setiabudi Astra
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Jadi Hakim MK, Adies Kadir tak akan terlibat perkara terkait Golkar
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Terungkap! Motif ABH Nekat Ledakkan SMAN 72 Jakarta, Sakit Hati Dikucilkan
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Sule Soroti Dokumen Milik Rizky Febian Hilang dari Safety Box Lina Jubaedah
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Hakim Baca BAP Eks Stafsus Nadiem: Ada Percakapan Berbahaya-Risiko Monopoli
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.