Jelang Imlek 2026, Inilah 9 Pantangan yang Disebut Bisa Bawa Kesialan

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID- Menjelang Imlek 2026, berbagai tradisi dan kepercayaan kembali menjadi perhatian masyarakat Tionghoa. Perayaan Tahun Baru Imlek selalu dimaknai sebagai awal yang menentukan keberuntungan sepanjang tahun.

Karena itu, apa yang dilakukan saat Imlek diyakini membawa pengaruh besar bagi nasib ke depan. Sejumlah pantangan pun masih dijaga karena disebut bisa mendatangkan kesialan.

Tradisi ini diwariskan turun-temurun dan tetap dipraktikkan hingga kini. Menjelang Imlek 2026, berikut pantangan Imlek yang dipercaya tidak boleh dilanggar, sebagaimana dihimpun dari Kompas.com dan Tribun Travel, Kamis (5/2/2026).

Makna Pantangan dalam Perayaan Imlek

Imlek merupakan perayaan penting bagi warga Tionghoa karena menandai pergantian tahun dalam kalender tradisional China. Kepercayaan yang berkembang menyebutkan bahwa tindakan di hari pertama Imlek akan memengaruhi keberuntungan selama setahun penuh.

Oleh sebab itu, berbagai larangan dijalankan sebagai bentuk kehati-hatian. Menjelang Imlek 2026, pantangan ini kembali relevan untuk dipahami.

Tradisi tersebut bukan sekadar larangan, melainkan simbol harapan akan rezeki, kesehatan, dan keharmonisan. Berikut rangkuman pantangan Imlek yang disebut bisa membawa sial.

1. Membersihkan Rumah saat Imlek

Membersihkan rumah, termasuk menyapu dan membuang sampah, dipercaya dapat menghilangkan keberuntungan. Pantangan ini masih banyak dipatuhi hingga menjelang Imlek 2026.

Jika terpaksa membersihkan rumah, dianjurkan menyapu dari tepi luar ke arah dalam. Sampah sebaiknya disimpan dan baru dibuang setelah hari kelima Imlek.

Hal ini melambangkan menjaga rezeki agar tidak “terbuang” di awal tahun. Tradisi ini dipercaya mampu mempertahankan keberuntungan sepanjang tahun.

 

2. Memecahkan Benda

Memecahkan benda seperti piring, gelas, atau mangkuk dianggap sebagai pertanda putusnya kemakmuran. Dalam kepercayaan Imlek, kejadian ini dapat membawa nasib buruk.

Jika hal tersebut terjadi, pecahan benda biasanya dibungkus kertas merah. Sambil membungkusnya, orang dianjurkan mengucapkan kalimat bermakna keberuntungan.

Pecahan baru dibuang setelah perayaan Imlek berakhir. Pantangan ini juga masih dipercaya menjelang Imlek 2026.

3. Mengucapkan Kata-Kata Negatif

Mengucapkan kata berkonotasi negatif sangat dihindari saat Imlek. Kata seperti sakit, mati, miskin, hancur, atau terbunuh diyakini membawa energi buruk.

Ucapan tersebut dipercaya dapat menarik kemalangan bagi diri sendiri maupun keluarga. Karena itu, saat Imlek 2026, masyarakat dianjurkan memperbanyak ucapan doa dan harapan baik.

Tradisi ini menekankan pentingnya kekuatan kata-kata di awal tahun. Suasana positif dipercaya membuka jalan rezeki.

4. Menggunakan Benda Tajam

Penggunaan benda tajam seperti gunting, jarum, dan pisau juga menjadi pantangan Imlek. Benda tajam dianggap dapat “memotong” aliran kekayaan dan kesuksesan.

Karena alasan ini, banyak salon rambut memilih tutup selama perayaan Imlek. Aktivitas memotong rambut biasanya baru dilakukan setelah rangkaian Imlek selesai.

 

Menjelang Imlek 2026, pantangan ini masih banyak diikuti. Tujuannya agar rezeki tetap mengalir lancar sepanjang tahun.

5. Menagih dan Meminjam Uang

Menagih utang saat Imlek dipercaya membawa nasib buruk. Pantangan ini mengandung pesan moral tentang empati dan kebersamaan.

Semua orang diharapkan dapat merayakan Imlek tanpa beban pikiran. Selain menagih utang, meminjam uang juga sebaiknya dihindari.

Menjelang Imlek 2026, tradisi ini tetap dijaga sebagai simbol awal tahun tanpa konflik. Keharmonisan sosial menjadi nilai utama dalam perayaan Imlek.

6. Minum Obat di Hari Pertama Imlek

Dalam kepercayaan tradisional, minum obat pada hari pertama Imlek dianggap membawa sakit sepanjang tahun. Oleh karena itu, sebagian orang menghindari menyeduh jamu atau obat di hari tersebut.

Di beberapa wilayah, orang sakit bahkan memecahkan pot obat setelah pergantian tahun. Ritual ini dipercaya dapat mengusir penyakit di tahun mendatang.

Menjelang Imlek 2026, kepercayaan ini masih dikenal luas. Tradisi ini melambangkan harapan akan kesehatan.

7. Tidak Makan Bubur dan Daging saat Sarapan

Bubur dianggap sebagai makanan orang miskin sehingga tidak boleh dimakan saat sarapan Imlek. Mengonsumsinya dipercaya menjadi pertanda kesialan.

 

Selain itu, daging juga dihindari saat sarapan sebagai bentuk penghormatan kepada dewa-dewa. Kepercayaan ini berkaitan dengan ajaran yang menentang pembunuhan hewan.

Menjelang Imlek 2026, pantangan ini masih dijalankan oleh sebagian masyarakat. Maknanya adalah memulai tahun dengan kesucian dan rasa syukur.

8. Tidak Mencuci Rambut dan Pakaian

Mencuci rambut dan pakaian dilarang pada hari pertama dan kedua Imlek. Dua hari tersebut dipercaya sebagai hari ulang tahun Shuishen atau Dewa Air.

Dalam bahasa China, kata rambut memiliki pengucapan sama dengan “fa” yang berarti kaya. Mencuci rambut di awal tahun dianggap sama dengan menghanyutkan kekayaan.

Karena itu, pantangan ini masih diperhatikan saat Imlek 2026. Tradisi ini mencerminkan harapan akan kemakmuran.

9. Menjahit dan Aktivitas Serupa

Menjahit juga termasuk pantangan saat Imlek. Aktivitas ini dianggap berpotensi membawa kesialan dan mengurangi rezeki.

Selain itu, penggunaan jarum, pisau, dan gunting sebaiknya dihindari. Kecelakaan kecil sekalipun dipercaya membawa pertanda buruk di awal tahun.

Menjelang Imlek 2026, pantangan ini masih dijaga sebagai bentuk kehati-hatian. Tujuannya agar tahun baru dimulai tanpa hal negatif.

Pantangan Imlek merupakan bagian dari tradisi yang sarat makna simbolis. Meski tidak semua orang memercayainya secara harfiah, nilai kehati-hatian dan harapan baik tetap dijunjung tinggi.

Menjelang Imlek 2026, memahami pantangan ini dapat menjadi cara menghormati tradisi leluhur. Lebih dari sekadar larangan, pantangan Imlek mengajarkan pentingnya menjaga sikap, ucapan, dan perbuatan di awal tahun. Dengan demikian, Imlek tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga momentum refleksi dan harapan baru. (*)

 

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satgas Saber Siap Berantas Praktik Penimbunan dan Permainan Harga Pangan Jelang Imlek-Idulfitri
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Surabaya Alokasikan Beasiswa untuk 24.000 Mahasiswa Miskin
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Jadi Hakim MK, Adies Kadir Janji Tak Tangani Perkara Terkait Golkar
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Kapolri dan MUI Sepakati Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengakuan Jujur Tim Putra Indonesia Setelah Lolos dari Maut dan Menang 3-2 atas Malaysia di BATC 2026
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.