OJK Buka-bukaan Terkait Update Pertemuan dengan MSCI

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buka kartu terkait kelanjutan komunikasi intensif dengan penyedia indeks global, MSCI.

Setelah sukses menggelar pertemuan di tingkat analis pekan lalu, OJK menyampaikan pekan ini tim teknis OJK, BEI, dan KSEI langsung tancap gas melakukan rangkaian pertemuan teknis dengan tim MSCI.

Pejabat sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar formalitas.

Baca Juga: OJK Pastikan Antrean IPO Tetap Berjalan, Tak Perlu Tunggu Aturan Baru

Otoritas kini sedang membedah satu per satu poin keberatan atau concern yang diajukan oleh MSCI untuk diselesaikan secara teknis.

"Tim teknis sudah bekerja secara intensif minggu ini. Seluruh concern yang dibahas kemarin kita bicarakan poin per poin untuk mendapatkan persepsi yang sama," tegas Hasan, saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (5/2/2026) malam.

Untuk menjaga transparansi, OJK berjanji akan memberikan pembaruan progres kepada publik setiap awal pekan.

"Jadi setiap awal minggu mudah-mudahan nanti kita ada kesempatan untuk menyampaikan progres dari waktu ke waktu," imbuhnya.

Hasan mengklaim seluruh tim teknis sudah bekerja untuk pemenuhan keseluruhan aspek yang diminta oleh MSCI.

Salah satu bukti nyata dari komitmen pemenuhan standar MSCI adalah revisi Peraturan 1-A tentang pencatatan saham. Salah satunya mengatur kenaikan free float minimum menjadi 15%.

Baca Juga: OJK Siap Buka Data Terkait Dugaan Manipulasi Saham PIPA

"Dan tim kami berkomitmen untuk mengawal dari awal di OJK, sehingga nanti pada saat draft atau konsep final diajukan ke OJK, kita berharap tidak perlu waktu lama untuk kami di OJK melakukan review dan persetujuan atas konsep peraturan tersebut," jelasnya.

Hasan berharap agar aturan ini sudah bisa berlaku efektif sebelum kuartal I-2026 berakhir.

"Sehingga pembelakuan sekalipun kita targetkan paling lambat di Maret, mudah-mudahan sebelum akhir Maret itu sudah akan berlaku secara efektif," pungkas dia. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diduga Sakit Hati, Tetangga Sendiri Diparang pas lagi Duduk Santai Mainan HP
• 12 jam lalurealita.co
thumb
IHSG Akhir Pekan Ditutup Turun 2%, Saham PIPA dan PADI Jadi Top Loser
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ada Motor Baru Apa Saja di IIMS 2026?
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Percepatan Penanganan Sampah Nasional, Mendiktisaintek Dorong Inovasi dari Kampus
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
KPK Ungkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Pakai Uang Diduga Hasil Korupsi untuk Bayar DP Rumah
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.