Video kekerasan antarsiswi di SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, viral di media sosial. Seorang siswi kelas 10 berinisial AA diduga menjadi korban pengeroyokan oleh kakak kelasnya sendiri.
Dalam rekaman video yang dilihat detikSumbagsel, Jumat (6/2/2026), terlihat seorang siswi dianiaya dan dikeroyok oleh sejumlah siswi yang diduga merupakan kakak kelasnya. Korban dijambak hingga terjatuh, lalu ditendang dan dipukuli oleh siswi lainnya. Sementara beberapa siswi lain berusaha melerai. Aksi pengeroyokan ini disaksikan oleh siswa lain.
Ibu korban, Mayuniar menyebutkan bahwa ada banyak luka memar di tubuh anaknya usai kejadian itu. Dia pun meminta agar video itu diviralkan dan mendapat keadilan untuk anaknya.
"Kejadiannya itu sudah lama berlangsung, sudah pingsan anak itu (korban) baru ada anak salah satu (pelajar lain) yang melapor ke guru, baru tahu guru," kata dia.
Pengeroyokan ini diduga berawal dari persoalan pertemanan di lingkungan sekolah. Konflik kemudian berlanjut ke media sosial, yakni komentar di Instagram. "Awalnya anak saya mengirim foto ke medsos, lalu dikomentari oleh para pelaku sampai mengechat langsung ke anak saya," kata Mayuniar.
Sementara itu, pihak sekolah menyatakan permasalahan antara korban dan terduga pelaku telah diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak disebut telah memilih berdamai dan menandatangani surat pernyataan.
"Kami pihak sekolah sudah melakukan penyelesaian dengan memanggil kedua belah pihak dan sudah melakukan perjanjian perdamaian antara kedua belah pihak. Pihak keluarga (pelaku) bersedia memberikan pengobatan hingga korban sembuh dan pulih," kata Kepala SMAN 1 Bengkulu, Syahroni.
Baca berita selengkapnya di sini.
(rdp/idh)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461241/original/028256500_1767349781-IMG_7311.jpeg)


