Film Para Perasuk (Levitating) tayang di bioskop Indonesia pada 23 April 2026. Hal ini disampaikan lewat unggahan di akun Instagram film Para Perasuk.
"Film Para Perasuk akan tayang di bioskop di seluruh Indonesia mulai tanggal 23 April 2026," bunyi pengumuman di unggahan tersebut.
Dalam unggahan tersebut juga disebutkan mengenai film Para Perasuk yang mendapat sambutan hangat di Sundance Film Festival.
"Berawal dari Desa Latas, perjalanannya disambut hangat di Sundance Film Festival. Para perasuk kini pulang untuk bertemu para pelamun di Tanah Airnya sendiri," bunyi pengumuman tersebut.
Film Para Perasuk yang digarap oleh sutradara Wregas Bhanuteja menggelar penayangan perdana di Sundance International Film Festival 2026.
Dalam penayangan perdana pada 24 Januari 2026 waktu Amerika Serikat, Para Perasuk mendapat sambutan meriah hingga standing ovation dari para penonton.
Film Para Perasuk dibintangi Angga Yunanda, Maudy Ayunda, Bryan Domani, Chicco Kurniawan, dan Anggun C. Sasmi.
Di Sundance 2026, Para Perasuk juga berkompetisi di program World Cinema Dramatic Competition. Menandai pertama kalinya film Indonesia terseleksi di program tersebut sejak 13 tahun terakhir.
“Kami memulai langkah pertama film Para Perasuk di Sundance Film Festival dengan penuh semangat. Harapannya semoga film Para Perasuk bisa bertemu dengan lebih banyak penonton dari berbagai negara setelah ini,” kata produser Iman Usman dalam keterangan tertulis.
Wregas Bhanuteja soal Film Para PerasukDi film Para Perasuk, Wregas mengeksplorasi kisah pencarian obsesif dari anak muda bernama Bayu untuk menjadi perantara roh, di saat kekuatan dari luar tengah mengancam desanya.
Di film ini, Wregas juga dengan piawai mengeksplorasi fenomena kerasukan menjadi sebuah pengalaman komunal masyarakat, alih-alih sekadar sebagai sesuatu yang eksotis.
“Kerasukan dan adanya ritual sambetan di film ini ditampilkan sebagai pengalaman komunal sehari-hari, momen-momen di mana orang-orang keluar dari rutinitas mereka, melepaskan tekanan, dan terhubung kembali dengan sesama,” ucap Wregas.
Wregas berharap film Para perasuk juga mendapat sambutan positif ketika tayang di Indonesia.
“Saya merasa sangat berterima kasih karya terbaru kami diterima dengan baik oleh audiens internasional, termasuk di Sundance, dan semoga nanti juga mendapat sambutan yang baik dari penonton Indonesia,” ungkap Wregas.




