Misteri Di Balik Tewasnya Dua Warga Bandung, Selamatan Kolam hingga Berburu Harta Karun

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

Dua warga tewas dan satu terluka akibat tertimbun tanah galian saat berada di sebuah lubang di bangunan bekas tempat gilingan padi, Jalan Sindang Barang, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Kamis kemarin.

Kematian keduanya masih menyisakan misteri karena terdapat tiga kronologis berbeda hingga kini, mulai dari berburu harta karun sampai selamatan membuat kolam renang.

Data yang dihimpun Kompas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung,  tiga orang menjadi korban dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu (4/2/2026) pukul 19.00 WIB. Korban tewas adalah M Nizar (25) dan Rika Yuliana (40). 

Sementara korban selamat berinisial F (47). Dia berhasil keluar dari reruntuhan. Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung tiba di lokasi kejadian pukul 19.43 WIB.

Korban selamat langsung mendapatkan perawatan dari PMI Kota Bandung. Sementara kedua korban berhasil  dari reruntuhan beton dalam proses evakuasi selama 6 jam. 

"Kedua korban meninggal berhasil dievakuasi setelah petugas kami memotong dan membongkar beton menggunakan peralatan khusus seperti rotary saw, " kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, Jumat (6/2/2026). 

Baca JugaPemadam Kebakaran, Profesi ”Serba Bisa” untuk Melayani Warga
Baca JugaBahkan Menko Yusril Pun Heran, Damkar Lebih Dipercaya Dibandingkan Polisi

Soni menuturkan, para korban tertimbun reruntuhan beton di lubang sekitar 2 meter di kawasan permukiman Antapani Kulon.

Adapun kejadian berawal saat pemilik rumah menggali tanah sedalam kurang lebih dua meter yang rencananya digunakan untuk kolam renang.

Berdasarkan keterangan di lokasi, mereka turun ke dasar galian. Hal ini diduga untuk melakukan ritual atas permintaan keluarga. 

"Tidak lama kemudian, lantai bangunan di sisi galian mengalami kegagalan struktur dan menimpa para korban. Dua orang meninggal di lokasi tersebut, " tuturnya. 

Sementara itu, kronologi berbeda disampaikan Kepala Polsek Antapani Komisaris Yusuf Tojiri. Menurutnya, Nizar dan Rika melakukan ritual untuk mendapatkan harta karun di lokasi tersebut.

Keduanya dibimbing korban perempuan berinisial F untuk menggali lubang di lokasi penggilingan padi tersebut demi menemukan harta karun. 

Kedua korban pun sempat melakukan ritual mencari harta karun di lokasi itu sebulan yang lalu. Kini, polisi masih memeriksa  perempuan berinisial F tersebut. 

"Kedua korban terpeleset dan tertimbun tanah galian saat memeriksa lubang tersebut. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk menemukan pidana yang mengakibatkan kematian dua korban," tuturnya. 

Sementara itu, Ketua RW 005 Kelurahan Antapani Kulon bernama Yeti mengaku, warga awalnya melaporkan adanya aktivitas pembongkaran di lokasi yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kebakaran atau bahaya lain. Informasi tersebut diterima pukul 19.30 WIB.

Baca JugaTertimbun Belasan Jam, Jenazah Tiga Korban Longsor di Garut Ditemukan
Baca Juga15 Orang Tertimbun di Area Tambang Emas

”Pada awalnya ada laporan warga, bahwa ada pembongkaran. Ditakutkan ada peristiwa kebakaran, ternyata ada orang yang tertimbun,” kata Yeti.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, penggalian tanah dilakukan untuk pembuatan kolam ikan sekaligus mencari titik sumber air. Lokasi penggalian berada di sisi rumah, tepatnya di area bekas gudang lama.

“Lokasinya bekas bekas gudang dan tempat penggilingan padi. Kemungkinan mau dimanfaatkan untuk kolam atau lainnya,” ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sidang Noel Ungkap Permintaan Durian-Sapi Kurban ke Direktur Kemnaker
• 5 jam lalukompas.com
thumb
5 Makanan Favorit Berbuka Puasa dari Masa ke Masa yang Selalu Hadir Saat Ramadan
• 2 jam lalugrid.id
thumb
IIMS 2026 Digelar Lebih Besar, Targetkan Transaksi Rp8 Triliun
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Sita Uang Ratusan Juta dalam OTT Hakim di Depok
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Pimpin Rakor Kementerian, Zulhas: PSEL Mulai Launching Maret
• 13 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.