Hal tersebut diungkap Head of Corporate Planning BCA Digital Yoga T. Halim dalam sesi mini talkshow bertajuk "Ngobrol C.U.A.N bareng BCA Digital" di gelaran BCA Expoversary 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang.
Yoga mengungkapkan yang bikin repot saat split bill adalah ketika belinya jajanan atau makanannya untuk sharing atau dimakan bersama. Nah, dengan penggunaannya AI pada fitur Tagih Dana ini tidak hanya menghitung secara total tagihan dan dibagi jumlah orang yang patungan tapi juga sesuai porsi yang dimakan.
“Yang sudah adalah sharing, terkadang kita makan di fastfood masing-masing beli burger saya mau tambahan kentang tapi yang makan saya dan Aji, Nari nggak makan. Menariknya si kentang itu bisa dibagi kita berdua. Terus burgernya karena masing-masing kita memesan jadi dibagi tiga, sehingga benar-benar adil,” ungkap Yogi.
Menariknya lagi Tagih Dana ini juga bisa sekaligus menghitung pajak dan biaya layanan. “Jadi tadi sudah dihitung makanannya, dia akan menghitung si tax dan servicenya jadi nggak perlu menghitung lagi. Semudah itu,” jelasnya.
Baca Juga :
BCA Digital Bukukan Laba Bersih Rp213,4 Miliar di 2025, Tumbuh 98% YoYDalam sesi tersebut selain membahas soal fitur terbaru, BCA Digital untuk membagikan capaian kinerja secara transparan, perkembangan inovasi layanan blu, hingga komitmen keberlanjutan melalui program CSI kepada publik.
Sesi ini menggarisbawahi semangat #TumbuhBarengKamu sebagai landasan dalam setiap langkah strategis perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495712/original/054546700_1770398958-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_23.38.31.jpeg)
