[FULL] Analisis Kriminolog Soal Anak Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Satu Keluarga di Warakas

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.TV - Misteri kematian satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, akhirnya terungkap. Pelaku pembunuhan merupakan salah satu anak korban.

Rekaman CCTV di sekitar rumah kontrakan korban memperlihatkan pelaku sendirian keluar dari rumah mengendarai motor. Pelaku membawa panci atau teko yang dipakai untuk meracuni keluarganya. Dari rekaman CCTV tertulis kejadian terjadi pukul 9 pagi.

Kemudian tersangka diantar bersama temannya pulang ke rumah kontrakan. Polisi mengungkap motif pelaku membunuh ibu dan saudaranya. Pelaku yang merupakan anak ketiga melakukan pembunuhan berencana didasari rasa dendam karena merasa diperlakukan berbeda oleh ibunya dari saudara lainnya.

Pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara. Pada 2 Januari 2026, seorang ibu dan dua anaknya ditemukan tewas di dalam rumah kontrakannya di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pelaku sempat berpura-pura kaget saat menemukan keluarganya sudah tak bernyawa. Pelaku juga sempat menunjukkan kesedihan mendalam saat mengubur ibu dan kedua saudaranya.

Pelaku merencanakan pembunuhan terhadap keluarganya. Benarkah motif “perlakuan beda” bisa jadi pemicunya?

Kita bahas bersama kriminolog Universitas Budi Luhur, Lucky Hardiyanto.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga: [FULL] Psikolog Bedah Kasus Pria Nekat Bunuh Ibu dan Saudara Kandung Akibat Dendam

#pembunuhan #sekeluargatewas #keracunan #warakas

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • sekeluarga diracun
  • satu keluarga tewas
  • warakas
  • anak bunuh ibu
  • pembunuhan
  • keracunan
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ardiansyah Nur: Sayang kalau gak juara
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Pengamat Pendidikan Nilai Kuota KIP Perlu Ditambah
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Blak-blakan, Waketum PAN Dukung Prabowo-Zulhas Maju Pilpres 2029! | KOMPAS PETANG
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Ini Pilihan Mobil Hybrid Ekonomis Toyota di IIMS 2026
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Nasib Miris Warga Jalan Bakti: Tinggal di Rumah Terpal, Anak-anak Tak Sekolah
• 4 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.