DPR Dorong Penguatan Sistem Pemilu dari Ancaman Siber

okezone.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA — Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mengatakan, pemilu jangan lagi dipandang sebagai prosedur elektoral, melainkan infrastruktur digital strategis negara. Ancaman terhadap pemilu sudah bersifat sistemik, mulai dari manipulasi data, serangan siber, hingga penurunan kepercayaan publik.

“Suara rakyat adalah transaksi politik paling bernilai. Ia harus dijaga dengan standar keamanan setara sistem perbankan nasional,” ujar Romy lewat siaran pers, Jumat (6/2/2026).

Kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemilu harus setara dengan kepercayaan terhadap mobile banking terkait dengan keamanannya. Anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan menekankan, kepercayaan publik terhadap pemilu hanya dapat dijaga melalui sistem yang aman, terenkripsi, diaudit berlapis, dan tidak dapat dimanipulasi.

Quantum Encryption dan Keamanan Masa Depan

Demokrasi digital tidak boleh dibangun dengan enkripsi kemarin sore. Ia pun menekankan, keamanan pemilu tidak boleh berpikir jangka pendek.

Romy menegaskan, bangsa Indonesia tidak kekurangan kapasitas nasional, karena memiliki satelit nasional, jaringan data backbone nasional, pusat data nasional. Menurutnya, kalau uang rakyat bisa diamankan secara digital, tidak ada alasan suara rakyat tidak bisa diamankan dengan standar yang sama, bahkan lebih tinggi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Saran dari Hensa untuk Prabowo jika Gibran Berambisi jadi Capres 2034
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
KPK Sebut Wakil Kepala PN Depok juga Terima Gratifikasi Rp 2,5 Miliar
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Pameran Bukan Tentang Sampah, Hadirkan Karya Edukasi dari Material yang Dibuang
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Saksi Kasus Noel Ungkap Aliran Uang ke Pejabat Kemnaker
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Bom Bunuh Diri Ledakkan Masjid saat Sholat Jumat, 31 Tewas dan 131 Luka Parah
• 18 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.